3 Pemain Kunci Timnas Turki di Piala Dunia 2026 - Ada dari Madrid, Calhanoglu-Yildiz Mode Haus Gol
Muhammad Nursina Rasyidin April 23, 2026 05:30 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Turki bisa dianggap sebagai kuda hitam pada Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Bintang Bulan Sabit memiliki tiga pemain kunci yang kehadirannya bisa menggebrak pada World Cup 2026 AS, Kanada, dan Meksiko.

Sejumlah timnas dilabeli sebagai kuda hitam pada pagelaran Piala Dunia 2026, yang mulai digulirkan 12 Juni mendatang.

Norwegia, Swedia, dan Turki menjadi tim kuda hitam yang sangat pantas diperhitungkan dalam hajatan FIFA empat tahunan ini.

Norwegia dan Swedia memiliki lini serang menjanjikan dengan kehadiran striker mereka yang tengah on fire. 

Penyerang Turki #08 Arda Guler merayakan gol kedua timnya yang kemudian dianulir pada pertandingan sepak bola Grup F UEFA Euro 2024 antara Turki dan Georgia di BVB Stadion di Dortmund pada 18 Juni 2024. (Foto oleh Alberto PIZZOLI / AFP)
BERSELEBRASI - Penyerang Turki Arda Guler merayakan gol kedua timnya yang kemudian dianulir pada pertandingan sepak bola Grup F UEFA Euro 2024 antara Turki dan Georgia di BVB Stadion di Dortmund pada 18 Juni 2024. (Foto oleh Alberto PIZZOLI / AFP) (Foto Arsip, Juni 2024)

Norwegia mengandalkan Erling Haaland (Manchester City) sebagai mesin gol, yang akan mendapatkan suplai dari Martin Odegaard(Arsenal). Swedia juga tak mau kalah lewat tridente Viktor Gyokeres (Arsenal), Alexander Isak (Liverpool), dan Anthony Elanga (Newcastle United).

Secara perbandingan ujung tombak penyerangan, Turki belum berada di level Swedia dan Norwegia. Tetapi, skuad asuhan Vincenzo Montella ini mempunyai tiga pemain penghuni lapangan tengah, yang tengah naik daun di masing-masing liga mereka berkompetisi. 

Sebagai informasi, Turki pada Piala Dunia 2026 tergabung di Grup D bersama Amerika Serikat, Paraguay, dan Australia.

1. Hakan Calhanoglu

Bagi Hakan Calhanoglu, ini menjadi kali pertama dirinya mengawal timnas Turki di Piala Dunia. Di sisi lain, World Cup 2026 menjadi panggung comeback mereka setelah terakhir kali ambil bagian di pesta sepak bola empat tahunan ini edisi 2002.

Keberadaan Hakan Calhanoglu di lini tengah permainan timnas Turki menjadi sesuatu yang krusial. Dia menjadi salah satu dari segelintir pemain yang diandalkan untuk mencetak gol, termasuk sepakan cannon ballnya yaang begitu istimewa.

Meskipun sudah berusia 32 tahun, tetapi permainan mantan pemain Bayer Leverkusen dan AC Milan ini tetap terjaga. 

Musim ini menjadi salah satu penampilan terbaik Hakan Calhanoglu di pentas Serie A sejak kali pertama menandai debutnya di Negeri Pizza tahun 2021.

Bersama Nerazzurri, julukan Inter Milan, Hakan Calhanoglu mengumpulkan 12 gol dan tujuh assist dalam 30 pertandingan di semua kompetisi musim 2025/2026.

Baca juga: Cedera Hamstring Jadi Momok, Lamine Yamal Akhiri Musim Lebih Awal, dan Ancaman Absen di Piala Dunia

Meski berposisi sebagai gelandang, namun tugasnya sebagai trequartista memberikan keleluasaan baginya untuk bergerak di dalam kotak penalti lawan.

Alih-alih menjalankan tugas utama sebagai pelayan duet Lautaro Martinez-Marcus Thuram, Hakan Calhanoglu mampu menjelma sebagai pemecah deadlock untuk menjebol gawang lawan.

Terbukti di Serie A 2025/2026, dia mencetak 9 gol, tertinggal tujuh lesakan dari Lautaro Martinez yang saat ini menjadi pemuncak top skorer sementara.

2. Kenan Yildiz

Bergeser ke lini depan area saya. Timnas Turki memiliki Kenan Yildiz yang juga tengah bersinar terang bersama raksasa Serie A, Juventus.

Menyeberang ke Juventus tahun 2022, Kenan Yildiz lebih dulu ditempatkan di tim primavera Si Nyonya Tua, sebelum di tahun berikutnya promosi ke tim utama.

Permainan kian matang diperlihatkan winger berusia 20 tahun tersebut.

Bersama Bianconeri, penggawa timnas Turki ini mencetak 11 dan 10 assist dalam 43 pertandingan di lintas kompetisi. 

Pemain kelahiran Regensburg, Jerman tersebut juga bertipijal versatile. Artinya, dia bisa ditempatkan di berbagai area penyerangan, entah itu winger maupun penyerang tengah.

Kenan Yildiz berharap, partisipasinya pada Piala Dunia 2026 bisa membawa Turki bukan sekadar sebagai kuda hitam, namun juga memberikan hasil kejutan. Seperti terakhir kali saat mereka finis di peringkat 3 pada World Cup 2002.

"Kami ingin memberikan sesuatu sebagai balasannya. Penggemar kami akan senang melihat ini, dan saya tahu mereka akan berusaha sebaik mungkin untuk hadir juga. Mereka ada di mana-mana," harap pemain kelahiran 4 Mei 2005, dikutip dari laman resmi FIFA.

3. Arda Guler

Timnas Turki seakan tak kekurangan pemain muda yang bisa menopang kiprah mereka di Piala Dunia 2026. 

Belum habis masa kejayaan Hakan Calhanoglu, timnas Turki memiliki jenderal baru di lapangan tengah permainan. Dia adalah Arda Guler, yang secara kedewasaan permainan matang bersama klub raksasa asal Spanyol, Real Madrid.

Jika dibandingkan dengan Hakan Calhanoglu, Arda Guler memiliki tipikal permainan yang berbeda.

Jika sang senior lebih suka muncul di dalam kotak penalti, terbukti lewat jumlah golnya, Arda Guler justru mengemban tugas sebagai 'pelayan'.

Hal itu ditopang oleh statistiknya musim ini bersama Real Madrid. Dalam 50 pertandingan yang dilakoni bersama Los Blancos, mantan penggawa Fenerbahce berusia 21 tahun ini mengemas enam gol dan 12 assist.

Ini menunjukkan bagaimana Arda Guler memang lebih nyetel sebagai kreator serangan, ketimbang menjadi goal getter. Perannya sebagai otak permainan di apangan tengah, akan melengkapi Hakan Calhanoglu, yang di timnas Turki akan ditugaskan free roll.

Harapannya, legenda AS Roma, Vincenzo Montella sebagai manajer, bisa memaksimalkan talenta-talenta yang dimiliki skuad Turki pada Piala Dunia 2026.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.