Live TV Trans7 Sore Hari, Ini Jadwal Moto3 MotoGP Spanyol 2026 Jam 16.00 WIB, Ada Veda Ega Pratama?
Aprianto April 23, 2026 05:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berikut ini Jam Tayang dan Jadwal MotoGP Spanyol 2026, termasuk Moto3 dan Moto2 Siaran Langsung Trans7 dan TV Online SPOTV Sore hari.

Jadwal MotoGP seri keempat ini berlangsung di Ciruit Jerez Angel Nieto, Spanyol atau MotoGP Jerez 2026 pekan ini.

Semua balapan dari latihan bebas, Kualifikasi, Sprint Race dan Race akan tayang Siaran Live Streaming TV Online SPOTV via Vidio.com.

Siaran Langsung Trans7 khusus Race MotoGP Spanyol 2026 termasuk Moto3 dan Moto2 seperti ajang balapan sebelumnya.

Jadwal MotoGP Spanyol 2026 termasuk Moto3 dan Moto2 akan berlangsung, pada Jumat 24 hingga Minggu 26 April pekan ini.

Baca juga: Siaran Live Trans7 Sore Hari, Ini Jadwal Moto3 MotoGP Spanyol 2026 Jam 16.00 WIB, Ada Veda Pratama?

Baca juga: Siaran Live Indosiar Malam Hari, Ini Jadwal Bola Persib Bandung vs Arema FC di Super League 2026

Ujian ke 4 Veda Ega Pratama?

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, tetap menunjukkan sinarnya walau terjatuh pada seri ketiga Moto3 Amerika 2026.

Performa kuat sebagai rookie bakal menjadi modal berharga untuk bangkit.

Veda Ega Pratama gagal finis dalam balapan Moto3 Amerika yang berlangsung pada Minggu (29/3/2026) di Circuit of The Americas, Austin, Amerika Serikat.

Veda terjatuh pada lap kelima karena mengalami selip ban belakang.

Dia terlalu agresif dalam membuka gas untuk akselerasi keluar dari Tikungan 11 yang tajam.

Kepercayaan diri Veda bukannya tanpa alasan.

Pasalnya, dua lap sebelum itu, dia sukses mencatat waktu lap terbaik dalam balapan pada lap ketiga dengan 2 menit 13,844 detik.

Bahkan Veda menjadi pembalap pertama yang memecahkan rekor lap tercepat balapan Moto3 sebelumnya di COTA yaitu 2 menit 13,939 detik.

Rookie berusia 17 tahun itu juga berada dalam rombongan yang memperebutkan posisi kesatu, tepatnya di urutan keenam sampai akhirnya tersungkur.

Padahal, baru akhir pekan lalu Veda mengunjungi COTA yang lintasannya terkenal teknis dan menguras fisik.

"Balapannya sangat sulit karena sejak awal terjadi banyak pertarungan agresif di dalam grup, dan tidak mudah untuk mengendalikan semuanya," kata Veda melalui Honda Team Asia.

"Namun setelah itu saya mulai merasa lebih baik, saya menemukan ritme saya dan saya mampu menyalip beberapa pembalap dan mulai mengejar grup depan."

"Pada saat itu saya memiliki perasaan yang sangat baik di atas motor dan merasa yakin bahwa saya bisa bertahan di sana dan bertarung."

"Sayangnya, saya membuat kesalahan dan itu mengakhiri balapan saya."

"Saya sedikit melebar dan kemudian membuka gas terlalu agresif saat masih menikung, dan saya kehilangan kendali motor," ujarnya.

Kecelakaan pertama dalam balapan menjadi pelajaran berharga.

Bagaimanapun, untuk mendapatkan kecepatan setinggi mungkin, seorang pembalap harus bisa menemukan batasnya yang terkadang menghadirkan risiko crash.

Soal kecepatan, Veda telah menunjukkan dirinya tak bisa diremehkan dengan konsisten bersaing di grup terdepan di tiga seri pertama ini.

Pencapaian impresif itu bukan kebetulan. Lap tercepat pembalap asal Gunungkidul dalam balapan Moto3 selalu berada di jajaran lima besar.

Pada balapan sebelumnya di Goiania, Brasil, dia memiliki waktu lap tercepat kedua saat berhasil meraih podium ketiga.

Adapun pada balapan pertama di Thailand, Veda menjadi yang tercepat kelima dalam waktu lap terbaik balapan.

Tentunya, kecepatan bukan yang utama.

Veda bisa belajar dari Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team) selaku favorit juara Moto3 musim ini yang sedikit lebih pelan darinya dalam pace tertinggi akhir pekan lalu.

Kelebihan Quiles adalah konsistensi. Murid Marc Marquez itu selalu finis ke-1 atau ke-2 pada awal musim ini dengan sebiji kemenangan untuk memuncaki klasemen.

Veda berkomitmen untuk kembali lebih kuat setelah gagal.

"Bukan akhir pekan yang kami harapkan di Austin, tapi kami mengambil pelajaran dari ini dan terus melangkah maju," kata Veda melalui akun media sosial Instagram.

"Maaf, tim. Kami akan kembali dengan lebih kuat," ujarnya.

Balapan seri selanjutnya akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol pada 24-26 April 2026.

Veda memiliki cerita manis di lintasan sepanjang 4,4 km itu saat berhasil meraih pole position dan podium ketiga pada Red Bull Rookies Cup 2025.

Duel Panas di Aprilia, Bezzecchi Guyon Soal Meniru Taktik Rossi

Marco Bezzecchi menyambut baik tantangan yang semakin besar dari rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin.

Pemimpin klasemen MotoGP, Marco Bezzecchi, bercanda bahwa ia akan membangun tembok di garasi Aprilia seiring meningkatnya ancaman dari rekan setimnya, Jorge Martin, pada tahun 2026.

Marco Bezzecchi telah memenangi tiga Grand Prix sejauh ini musim 2026.

Dan belum pernah menghabiskan satu lap hari Minggu di belakang siapapun sejak GP Portugal, yang kini sudah berjalan selama 121 lap.

Tapi, ia hanya unggul empat poin di klasemen menjelang Grand Prix Spanyol akhir pekan ini, dengan rekan setimnya, Jorge Martin, meraih podium berturut-turut di Brasil dan AS, serta kemenangan Sprint Race di COTA.

Setelah akhir pekan di Austin, Martin menyatakan bahwa ia akan meniru lebih banyak hal yang dilakukan Bezzecchi dengan RS-GP untuk menyamai poinnya.

Berbicara dengan Gazzetta dello Sport, Bezzecchi bercanda bahwa dia berencana untuk memasang tembok di garasi Aprilia untuk membendung aliran informasi.

“Jadi, sekarang saya akan memasang tembok di dalam garasi,” katanya. “Tidak, tentu saja saya bercanda. 

"Di satu sisi, saya senang; itu berarti saya melakukan pekerjaan yang layak. Tetapi karena dia juga sangat bagus, mungkin saya akan menirunya juga.”

Tembok yang disebut Bezzecchi mengambil referensi dari tahun 2008 saat tembok pembatas berdiri di garasi Yamaha antara Valentino Rossi - mentornya - dan Jorge Lorenzo.

Awalnya, tembok ini didirikan untuk membatasi informasi perihal ban, karena Rossi (Bridgestone) dan Jorge Lorenzo (Michelin) saat itu memakai ban yang berbeda tahun itu.

Namun, tembok pembatas tetap ada pada tahun 2009 ketika Bridgestone menjadi pemasok tunggal untuk grid.

Total 121 lap Grand Prix beruntun yang dipimpin Bezzecchi adalah rekor baru di MotoGP, dan terjadi saat rentetan kemenangannya di hari Minggu diperpanjang menjadi lima.

Mengenang hal itu, ia menambahkan: “Luar biasa, ya? Saya baru menyadarinya ketika semua orang menulis tentang itu.

“Dan kemudian saya mulai memikirkannya: ini adalah hal besar, kepuasan yang luar biasa.

“Belum [rekor ini akan dipecahkan]. Kami berharap dapat memimpin setidaknya 20 atau 30 lap lagi.

“Akan sulit. Tapi saya akan mencoba.”

Menurunnya performa Ducati saat ini bertepatan dengan dominasi Aprilia di awal musim 2026, di mana Marco Bezzecchi memenangkan ketiga Grand Prix dan tim pabrikan finis di posisi 1-2 di Brasil dan AS.

Namun, saat berbicara di sebuah acara bersama Momoven, Alex Marquez tidak menunjukkan kekhawatiran apa pun tentang performa GP26.

“Motor ini mungkin sedikit berubah, tidak terlalu banyak, tetapi ketika persaingan ketat, motor akan lebih terbebani,” katanya. 

“Saya sedikit kesulitan dengan motor ini, tetapi kami memiliki pilihan yang lebih baik.

“GP24 lebih sesuai dengan gaya berkendara saya, tetapi GP26 dapat disempurnakan.

“Meskipun kita baru di balapan ketiga, tidak perlu panik; kita harus menunggu hingga balapan kelima atau keenam.

“Ducati sedang berupaya memastikan dominasi Aprilia tidak berlangsung terlalu lama.”

Jorge Martin dari Aprilia sudah memperingatkan bahwa Ducati akan kembali ke performa kemenangannya di Grand Prix Spanyol akhir pekan depan.

Alex Marquez berharap demikian, tetapi tidak percaya bahwa performa buruk di Jerez akan menandakan masalah jangka panjang bagi Ducati.

“Semoga saja, seperti tahun lalu di Jerez,” tambahnya. 

“Tapi bukan berarti jika kita tampil buruk di Jerez, kita akan tampil buruk di setiap balapan tahun ini.

Anda beralih dari motor ideal ke motor yang harus Anda adaptasi sedikit lebih banyak. Saya juga harus meningkatkan diri; selama jeda ini saya banyak melakukan introspeksi diri.”

Jam Tayang dan Jadwal MotoGP Spanyol 2026, Moto3 dan Moto2 

Jumat (24/04/2026)

Free Practice FP1 Moto3
- pukul 14.00-14.45 WIB

Free Practice FP1 Moto2
- pukul 14.50-15.30 WIB

Free Practice FP1 MotoGP
- pukul 15.45-16.30

Practice Moto3
- pukul 18.15-18.50 WIB

Practice Moto2
- pukul 19.05-19.45 WIB

Practice MotoGP
- pukul 20.00-21.00 WIB

Sabtu (25/03/2026)

Free Practice FP2 Moto3
- pukul 13.40-14.10 WIB

Free Practice FP2 Moto2
- pukul 14.25-14.55 WIB

Free Practice FP2 MotoGP
- pukul 15.10-15.40 WIB

Qualifying Q1 MotoGP
- pukul 15.50-16.05 WIB

Qualifying Q2 MotoGP
- pukul 16.15-16.30 WIB

Qualifying Q1 Moto3
- pukul 17.45-18.00 WIB

Qualifying Q2 Moto3
- pukul 18.10-18.25 WIB

Qualifying Q1 Moto2
- pukul 18.40-18.55 WIB

Qualifying Q2 Moto2
- pukul 19.05-19.20 WIB

Sprint Race MotoGP (12 laps)---Delay Trans7
- pukul 20.00 WIB

Minggu (22/03/2026)

Race Moto3 (19 laps)----Live Trans7
- pukul 16.00 WIB

Race Moto2 (21 laps)----Live Trans7
- pukul 17.15 WIB

Race MotoGP (25 laps)----Live Trans7
- pukul 19.00 WIB

Klasemen Moto3 2026

1. Maximo Quiles - CFMOTO Gaviota Aspar Team: 65 poin

2. Alvaro Carpe - Red Bull KTM Ajo: 42

3. Valentin Perrone - Red Bull KTM Tech3: 38

4. Guido Pini - Leopard Racing: 36

5. Marco Morelli - CFMOTO Gaviota Aspar Team: 32

6. Adrian Fernandez - Leopard Racing: 29

7. Veda Ega Pratama - Honda Team Asia: 27

8. David Almansa - Liqui Moly Dynavolt Intact GP: 25

9. Brian Uriarte - Red Bull KTM Ajo: 22

10. Rico Salmela - Red Bull KTM Tech3: 19

11. Adrian Cruces - CIP Green Power: 16

12. Casey O'Gorman - SIC58 Squadra Corse: 12

13. Scott Ogden - CIP Green Power: 10

14. Hakim Danish - AEON Credit - MT Helmets - MSI: 9

15. Joel Esteban - LEVEL UP - MTA: 7

16. Matteo Bertelle - LEVEL UP - MTA: 7

17. Eddie O'Shea - GRYD - MLav Racing: 7

18. David Munoz - Liqui Moly Dynavolt Intact GP: 6

19. Joel Kelso - GRYD - MLav Racing: 6

20. Ryusei Yamanaka - AEON Credit - MT Helmets - MSI: 2

21. Leo Rammerstorfer - SIC58 Squadra Corse: 0

22. Jesus Rios - Rivacold Snipers Team: 0

23. Nicola Carraro - Rivacold Snipers Team: 0

24. Zen Mitani - Honda Team Asia: 0

25. Ruche Moodley - CODE Motorsports: 0

26. Cormac Buchanan - CODE Motorsports: 0

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.