Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Lambatnya penanganan material longsor di Jalan lintas Provinsi via jalur Oregon yang menghubungkan Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah memicu reaksi dari masyarakat.
Selain mendesak Pemerintah Aceh untuk segera bertindak, para pekebun kini mulai menggalang dana secara swadaya guna membersihkan jalan secara mandiri.
Pantauan Wartawan TribunGayo.com, Kamis (23/4/2026) di lokasi, jalur Provinsi tersebut hingga kini masih lumpuh dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.
Kondisi ini sangat dikeluhkan masyarakat, karena menghambat pengangkutan hasil pertanian.
"Semenjak bencana kemarin jalan ini tak kunjung diperbaiki.
Susah kali kami petani angkut hasil kebun, khususnya kopi kalau musim kering bisalah pelan-pelan dengan kereta.
Tapi kalau musim hujan sama kali tidak bisa jalan, licin dan takut longsor lagi," ujar M Rasyidin warga Bener Meriah yang ditemui di lokasi.
Dikatakan, sepanjang jalan lintas provinsi ini ada empat titik yang mengalami kerusakan parah.
Namun masyarakat setempat sebenarnya telah berupaya melakukan pembersihan secara mandiri.
Tapi, tumpukan material yang tebal dan besar tidak mampu tertangani sepenuhnya tanpa bantuan alat berat.
Saat ini ratusan petani setempat sedang mengumpulkan dana secara swadaya berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 200.000 per orang, yang nantinya akan dikoordinir oleh perwakilan dari masing-masing daerah.
"Kemarin rusak lagi jalannya, ini sudah berapa kali kami gotong royong dan sekarang kami lagi mengumpulkan dana lagi untuk pembersihan lagi," katanya.
Bagi masyarakat, jalan Oregon merupakan urat nadi transportasi yang krusial di wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Terhambatnya akses jalan ini dikhawatirkan akan memicu dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas bagi warga yang menggantungkan hidup pada kelancaran arus barang dan jasa antarwilayah tersebut.
"Kita sangat berharap kepada Bapak Gubernur Aceh agar bisa memerintahkan langsung dinas terkait, khususnya PUPR Aceh, untuk segera turun tangan.
Jangan sampai jalan ini terus dibiarkan tanpa ada penangan," demikian ucapnya. (*)
Baca juga: Sudah Berbulan-bulan Rusak, Warga Bener Meriah Keluhkan Lambatnya Penanganan Longsor di Jalan Oregon
Baca juga: Remaja di Bener Meriah Hilang Misterius, Keluarga Mengaku Sejak Ibunya Meninggal Sering Menyendiri