WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Tak butuh waktu lama bagi Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk menjawab keresahan warga.
Lubang raksasa yang sempat menganga di Jalan Moh Kahfi I, Ciganjur, Jagakarsa, akhirnya rampung diperbaiki secara total pada Kamis (23/4/2026).
Penanganan darurat yang dikebut selama dua hari ini menjadi bukti respons sigap otoritas setempat setelah kondisi jalan yang amblas tersebut viral di media sosial dan memicu kekhawatiran para pengguna jalan.
Baca juga: Waspada! Jalan Moh Kahfi I Ciganjur Jaksel Amblas, Rongga Besar Menganga di Bawah Aspal
Keberhasilan perbaikan jalan di dekat Taman Tabebuya ini merupakan hasil kolaborasi intensif.
Sebanyak 10 personel Satuan Pelaksana Bina Marga Kecamatan Jagakarsa diterjunkan ke lokasi, dengan dukungan penuh dari petugas PPSU serta tim Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan.
Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Dandy, menjelaskan bahwa kerusakan serius dengan dimensi panjang empat meter dan kedalaman satu meter tersebut memang memerlukan penanganan khusus pada bagian fondasi.
“Amblasnya jalan diperkirakan karena terkikisnya lapis tanah oleh aliran air yang cukup deras. Hari ini kami selesaikan dan ditutup dengan aspal hotmix agar lebih kokoh dan tahan lama,” ujar Dandy di lokasi pengerjaan.
Mengatasi Akar Masalah
Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengidentifikasi bahwa pemicu utama amblasnya aspal adalah rembesan air melalui celah dinding saluran yang cukup lebar.
Aliran air deras yang masuk ke bawah badan jalan perlahan menggerus tanah hingga menciptakan rongga besar yang mengekspos instalasi pipa di bawahnya.
Kritik warga yang menyebut perbaikan sebelumnya hanya menyentuh permukaan pun dijawab dengan penguatan struktur bawah jalan sebelum proses pengaspalan akhir (finishing) dilakukan.
Penggunaan aspal hotmix dipilih untuk menjamin kualitas jalan tetap stabil meski diterjang beban kendaraan padat dan cuaca ekstrem.
Baca juga: Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Butuh Waktu Satu Bulan untuk Perbaiki Jembatan Amblas di Ciracas
Pantauan Ketat Pasca-Perbaikan
Seiring dengan selesainya pengaspalan, barikade dan kerucut lalu lintas (traffic cone) yang sebelumnya menghalangi jalan kini telah disingkirkan.
Arus kendaraan dari arah Jagakarsa menuju perbatasan Jakarta Selatan kembali mengalir normal tanpa hambatan.
Pemerintah setempat menegaskan bahwa pemantauan tidak akan berhenti sampai di sini.
"Kami akan terus melakukan pemantauan dan pemetaan terhadap titik-titik jalan lain yang berpotensi mengalami kerusakan serupa guna menjamin keselamatan warga," pungkas Dandy.
Kini, warga Ciganjur bisa kembali melintas dengan tenang di atas aspal yang telah diperkokoh, mengakhiri kekhawatiran akan "lubang maut" yang sempat menghantui kawasan hijau tersebut.