- Dilaporkan 34 tanker Iran yang dijuluki 'kapal hantu' berhasil menerobos blokade Amerika Serikat.
Kapal yang mengangkut 10,7 juta barel minyak mentah senilai Rp15,6 triliun itu berhasil lolos dengan menggunakan taktik mematikan sistem pelacakan (AIS).
Dilansir dari Tribunnews.com pada Kamis (23/4), dengan taktik sistem ini, kapal Iran dapat berlayar tanpa diketahui otoritas internasional maupun sistem pengawasan maritim.
Diketahui dalam dunia pelayaran internasional, setiap kapal umumnya dilengkapi sistem pelacak bernama AIS.
Sistem itu berfungsi menampilkan posisi, identitas, dan tujuan kapal secara real time.
Namun, kapal 'hantu' Iran ini justru mematikan sistem tersebut agar tidak terdeteksi.
Taktik ini diduga menjadi strategi Iran untuk tetap menjalankan ekspor minyak di tengah tekanan sanksi dan blokade dari Amerika Serikat.
Sebagai informasi, sebanyak 19 tanker Iran berhasil keluar dari Teluk Persia.
Sementara 15 kapal lainnya masuk dari Laut Arab menuju Iran.
Dari jumlah itu, sekira enam kapal membawa minyak mentah Iran.
Total muatan yang berhasil dikirim diperkirakan mencapai 10,7 juta barel.
Dengan memanfaatkan jalur pelayaran yang sulit terdeteksi, Iran terus menjaga aliran pendapatan dari sektor energi.
Sektor ini diketahui menjadi tulang punggung utama perekonomian negara tersebut.
# iran # Amerika Serikat # teluk persia # kapal hantu