TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Pertamina Patra Niaga terus jalankan komitmen perusahaan dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan energi masyarakat, salah satunya LPG, baik subsidi maupun non subsidi. Dalam praktik yang berjalan, Pertamina masif melaksanakan monitoring dan evaluasi penyaluran secara berkala, baik yang dilaksanakan secara internal maupun eksternal dengan melibatkan stakeholder terkait. Hal ini dilaksanakan upaya memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya.
Rabu (22/4), beredar informasi masyarakat di beberapa Kabupaten Kota di wilayah NTT mulai mengeluhkan lonjakan harga LPG non subsidi dengan harga mencapai Rp340 ribu per tabung untuk tabung 12 kg. Menyikapi keluhan ini, Pertamina Patra Niaga lakukan pengecekan pasokan dan isu distribusi di lapangan termasuk mitigasi lanjutan.
Pertamina Patra Niaga, sebagaimana disampaikan melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan, stok dipastikan aman dan mencukupi. Kenaikan harga sendiri terjadi sejak 18 April lalu dikarenakan beberapa faktor, diantaranya penyesuaian harga ekspedisi sejak akhir tahun lalu dikarenakan eskalasi global sehingga harga minyak dunia naik. "Faktor lain diantaranya juga berdampak dari faktor distribusi dan biaya transportasi.
LPG masih impor dan terjadi pelemahan kurs rupiah terhadap dollar yang kemudian juga berdampak pada penyesuaian harga solar industri sehingga berpengaruh kepada ongkos distribusi kapal," papar Ahad.
Baca juga: Pantau Stok BBM Pasca Kenaikan Pertamina Dex, Kapolsek Lembor Pimpin Patroli di SPBU
Selanjutnya Ahad menambahkan, masyarakat diimbau untuk melakukan pembelian di agen atau outlet Pertamina sebagai perpanjangan tangan agen untuk mendapatkan harga yang tentunya lebih terjangkau dibandingkan pembelian di level pengecer. "Untuk stok kami pastikan aman dan mencukupi.
Hari ini (23/4), kapal dalam proses antrean sandar di Pelabuhan Tenau, Kupang dengan muatan 1 kontainer LPG berisikan 600 tabung LPG (5,5 dan 12 kg) dan pekan depan (29/4) juga akan sandar kapal untuk suplai tambahan dengan total 4 kontainer yang berisikan 2.434 tabung LPG (5,5 dan 12 kg)," tutup Ahad.
Pertamina telah berkoordinasi dengan Agen untuk melayani outlet dan masyarakat sesuai ketentuan dengan harga jual wajar. Pertamina selalu berupaya menjaga ketahanan stok LPG agar tersedia dan berkoordinasi dengan pihak terkait upaya distribusi bisa tepat waktu dan selalu tersedia untuk masyarakat.
Masyarakat dapat mengakses update harga LPG non subsidi pada website https://mypertamina.id/about/bright-gas-price. Harga tertera merupakan harga rekomendasi ke konsumen.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135.