TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PULOGADUNG – Jagat media sosial kembali digegerkan oleh rumor skandal dunia kampus. Kali ini, isu miring menerpa Universitas Jayabaya, Jakarta Timur.
Seorang alumni berinisial MCS santer dikabarkan menjalin hubungan gelap dengan mantan Dekan kampusnya yang berinisial TYC pada tahun 2025 silam.
Bukan sekadar asmara terlarang, hubungan ini diduga kuat menjadi 'pelicin' bagi MCS untuk menyabet predikat kehormatan Cum Laude saat prosesi wisudanya pada November 2025 lalu.
Baca juga: Diterpa Isu Predator Koas hingga Selingkuh,Suami Maissy Akui Sudah Pisah Rumah dan Siap Lapor Polisi
Isu panas ini pertama kali meledak dan viral melalui unggahan akun TikTok @awselingkuhhh dan @awselingkuh.
Mengejutkannya lagi, narasi di media sosial tersebut menyebutkan bahwa MCS tidak hanya memiliki hubungan spesial dengan sang Dekan, tetapi juga diduga berselingkuh dengan rekan satu angkatannya yang sudah beristri, berinisial TS.
Kecurigaan Teman Satu Angkatan
Kabar kelulusan Cum Laude MCS sontak memicu tanda tanya besar di kalangan mahasiswa. Salah satu rekan satu angkatannya, TR, membeberkan kejanggalan tersebut.
Menurut TR, rekam jejak akademik wanita tersebut terbilang biasa-biasa saja selama masa perkuliahan.
"Kami mempertanyakan bagaimana seorang mahasiswa semasa belajar dulu di kampus tidak terlalu menonjol secara akademi tapi bisa meraih predikat Cum Laude?," ungkap TR, Selasa (21/4/2026).
Melihat isu yang semakin liar, TR mendesak pihak rektorat Universitas Jayabaya untuk tidak tinggal diam. Ia meminta kampus segera melakukan langkah nyata dan transparan guna mengusut tuntas dugaan penyimpangan akademik ini.
"Kami mendesak agar segera klarifikasi, transparansi dan audit internal terhadap pemberian predikat Cum Laude tersebut," tegasnya.
Bagi TR, langkah tegas dari kampus sangat krusial. Selain untuk meredam fitnah, hal ini penting untuk menjaga wibawa institusi serta memastikan bahwa nilai akademik murni didapatkan dari kerja keras, bukan 'jalur belakang'.
"Supaya mahasiswa berprestasi tidak ikut terdampak. Ini juga demi publik percaya bahwa predikat Cum Laude tidak diperoleh dari kedekatan, pengaruh atau relasi personal," tandasnya.
Kampus Bungkam dan Sulit Dihubungi
Upaya untuk mengonfirmasi kebenaran skandal ini kepada pihak Universitas Jayabaya menemui jalan buntu. Saat dihubungi, Amir Santoso, sosok yang sempat disebut-sebut sebagai rektor, menjelaskan bahwa dirinya tak lagi menjabat.
"Tidak mengikuti masalah tersebut, maaf saya tidak punya (nomor telepon rektor Jayabaya)," ucap Amir yang mengaku sudah pensiun sejak 2023.
Langkah konfirmasi pun dilanjutkan dengan menghubungi nomor resmi Lembaga Marketing dan Humas Universitas Jayabaya yang tertera di situs web mereka. Awalnya, pihak humas merespons pesan tersebut.
"Sore kak, isu apa ya kak?," tanyanya kembali.
Namun ironisnya, setelah diberikan penjelasan mengenai isu skandal perselingkuhan dan predikat Cum Laude tersebut, nomor Humas itu mendadak bungkam.