Kondisi Fisik 'Miring' dari Anggaran, Intip Progres Renovasi Puskesmas Kokas di Fakfak
Hans Arnold Kapisa April 23, 2026 07:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Progres Puskesmas Kokas di Kampung Masina, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menuai sorotan. 

Pasalnya, realisasi fisik di lapangan dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang telah dicairkan.

Berdasarkan data tender, proyek renovasi Puskesmas Kokas memiliki nilai kontrak Rp5,19 miliar dari pagu Rp5,64 miliar.

Namun, hingga kini progres fisik baru mencapai sekitar 50–55 persen.

Sementara itu, anggaran yang sudah dicairkan diduga telah mencapai 70 persen atau sekitar Rp3,63 miliar.

Penelusuran TribunPapuaBarat.com pada Kamis (23/4/2026) menunjukkan bangunan yang sangat ditunggu masyarakat itu masih berupa kerangka.

Baca juga: KPK Sebut Banyak Proyek Mangkrak di Tanah Papua Akibat Kolusi

Keramik belum terpasang, plafon belum terpasang, pengecatan belum dilakukan, instalasi listrik belum ada, dan sejumlah pekerjaan lainnya masih tertunda.

Dalam Sidang Paripurna DPRD Fakfak beberapa waktu lalu, anggota DPRK Fakfak, Mahdi Mahsyar Bauw, menyoroti lambannya pembangunan tersebut.

Ia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak meningkatkan pengawasan terhadap proyek Puskesmas maupun rumah sakit daerah.

“Kami melihat pembangunan Puskesmas Kokas tidak kunjung tuntas. Padahal fasilitas ini sangat dibutuhkan masyarakat setempat. Karena itu perlu percepatan,” ujarnya.

Mahdi juga mengusulkan relokasi Puskesmas Fakfak Kota dan Puskesmas Sekban yang kini mengalami lonjakan pasien hingga sekitar 200 orang per hari.

Menurutnya, relokasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Fakfak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.