Gerai dan Truk Koperasi Merah Putih Bondowoso Diserahkan Bertahap, Operasional Tunggu Juknis
Haorrahman April 23, 2026 07:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Gerai dan truk   Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, diserahkan secara bertahap. Hingga Kamis (23/4/2026), sebanyak 41 gerai dan unit truk telah diserahkan kepada koperasi di sejumlah desa di Bondowoso.

Secara keseluruhan, terdapat sekitar 65 unit KDKMP yang telah rampung dan siap difasilitasi secara bertahap. 

Namun meski fasilitas mulai disalurkan, operasional koperasi menunggu petunjuk teknis (juknis) yang mengatur sinkronisasi antara pemanfaatan sarana dan jenis usaha koperasi.

Baca juga: 41 Truk Didistribusikan untuk Koperasi Merah Putih di Bondowoso

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso, Hergiar Yuli Pramanto, mengatakan seluruh legalitas koperasi di 209 desa dan 10 kelurahan sebenarnya telah rampung sejak 2025.

“Artinya mereka sudah bisa melaksanakan fungsi-fungsi koperasi. Hanya saja perlu disinkronkan dengan petunjuk teknis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini masih menunggu kejelasan juknis agar operasional koperasi berjalan dengan aturan yang pasti. Beberapa daerah disebut sudah mulai mengoperasikan gerai, meskipun belum sepenuhnya terintegrasi.

“Kita lebih ke arah organisasinya,” tambahnya

Baca juga: Gus Shobih Ingatkan Pengelolaan Armada Koperasi Merah Putih Harus Tepat Guna dan Profesional

Diskoperindag, lanjut Hergiar, hanya berfokus pada penguatan kelembagaan koperasi. Sementara penyediaan fasilitas seperti bangunan gerai dan kendaraan operasional bukan menjadi kewenangan dinas.

Kondisi ini berdampak pada belum terhubungnya koperasi yang telah terbentuk dengan fasilitas yang tersedia.

“Belum ada yang benar-benar terhubung. Kita tunggu dulu daripada tergesa-gesa,” tegasnya.

Di tingkat desa, kesiapan operasional juga menghadapi kendala serupa. Kepala Desa Bandelan, Kecamatan Binakal, Bambang Hartono, menyebut gerai koperasi di wilayahnya telah selesai dibangun 100 persen, termasuk penerimaan truk operasional.

Baca juga: Koperasi Merah Putih di Bondowoso, Diduga Dibangun di Lahan Sawah Dilindungi, Ini Tanggapan Dandim

Namun, fasilitas pendukung di dalam gerai belum tersedia, sehingga belum bisa dimanfaatkan secara maksimal.

“Masih menunggu juknis, gerainya belum ada rak dan perlengkapan lainnya,” ujarnya.

Operasional

Berbeda dengan Desa Bandelan, KDKMP Kelurahan Badean justru sudah menjalankan aktivitas usaha meski belum menerima fasilitas fisik. Ketua KDKMP Badean, Tresna Aris Putra, mengatakan pihaknya baru akan menerima bantuan pada tahap ketiga.

“Kami gelombang ketiga,” katanya.

Selama ini, aktivitas usaha seperti penjualan sembako, minyak, gas, gula, dan kebutuhan lainnya, masih dilakukan secara mandiri dengan memanfaatkan rumah pengurus sebagai lokasi operasional.

 


© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.