TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan timnya membidik hasil maksimal dalam dua laga terakhir demi mengamankan tiket promosi ke kasta tertinggi musim depan.
Dalam sesi wawancara, Ansyari menegaskan tak ingin timnya bermain aman dengan target minimal.
“Kita target 6 poin. Sapu bersih. Karena itu yang akan mengamankan jalan kita ke Liga 1. Tidak ada istilah kita main seri. Setiap pertandingan itu final,” tegas Ansyari, Kamis (23/4/2026).
Ia juga mengingatkan pentingnya konsentrasi dan konsistensi seluruh pemain di momen krusial ini.
“Tidak ada satu pun pemain yang boleh kehilangan fokus. Konsistensi seluruh pemain sangat penting di dua pertandingan ke depan,” lanjutnya.
Meski secara hitung-hitungan satu hasil imbang sudah cukup untuk memastikan kelolosan, Ansyari tetap menolak pendekatan tersebut.
“Harus sapu bersih. Kita tidak bisa berandai-andai. Kalau kita menang, moral dan kepercayaan diri tim pasti meningkat,” ujarnya.
PSS Sleman memang kian mendekatkan diri pada target kembali ke kasta tertinggi. Laskar Sembada saat ini memimpin klasemen Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 dengan koleksi 52 poin.
Mereka unggul tipis atas Persipura Jayapura yang mengoleksi 50 poin, serta Barito Putera dengan 49 poin.
Secara matematis, PSS hanya membutuhkan tambahan empat poin dari dua laga tersisa untuk mengunci tiket promosi otomatis. Jika mencapai 56 poin, posisi mereka di puncak klasemen tak akan tergeser.
Persipura memang masih berpeluang menyamai angka tersebut, namun PSS unggul dalam rekor pertemuan langsung setelah meraih satu kemenangan dan dua hasil imbang dari tiga laga kontra tim berjuluk Mutiara Hitam itu.
Sementara Barito Putera maksimal hanya mampu mengumpulkan 55 poin, sehingga tidak lagi bisa melampaui perolehan PSS.
Meski peluang terbuka lebar, Ansyari menegaskan timnya tak ingin terlena dengan kalkulasi di atas kertas dan tetap fokus pada laga terdekat.
Dalam waktu dekat, PSS akan menghadapi ujian penting saat bertandang ke markas Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Kalimantan Timur, Minggu (26/4/2026) pukul 19.00 WIB.
“Persiba tim bagus. Kami harus mempersiapkan diri lebih baik untuk menghadapi mereka,” tutup Ansyari.