WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Program pelayanan kesehatan menarik hadir buah kolaborasi antara Smile Train Indonesia dan Rumah Sakit (RS) Hermina Galaxy.
Saat ini anak-anak dengan kondisi celah bibir dan langit-langit itu dapat memperoleh pengobatan tanpa biaya alias gratis.
Program ini menghadirkan layanan operasi sumbing gratis yang tidak hanya berfokus pada tindakan bedah, tetapi juga mencakup perawatan menyeluruh bagi pasien.
Dimulai dari pemeriksaan awal, pemenuhan nutrisi sebelum operasi, hingga penanganan pascaoperasi.
Baca juga: HUT Jakarta, 55 Pasien dari Berbagai Daerah Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Kalideres
Pascaoperasi yang dimaksud ialah terapi wicara dan perawatan gigi, itu juga diberikan tanpa dipungut biaya.
Country Manager Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, mengatakan, kolaborasi yang telah berjalan sejak tahun 2014 ini telah membantu hingga 700 pasien sumbing di Bekasi.
Program ini juga terus berjalan sepanjang tahun dan terbuka bagi masyarakat.
"Sampai saat ini sudah lebih 600 pasien hanya di RS Hermina Galaxy yang telah dibantu melalui program operasi bibir sumbing gratis, dan ini terus berkelanjutan sepanjang tahun," kata Deasy, Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Sisters Forever 89 Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis bagi Warga Sumba
Deasy mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkonsultasi, terutama bagi orang tua yang memiliki anak dengan kondisi sumbing.
"Kapan saja bisa datang untuk berkonsultasi terkait penanganan anak dengan sumbing, sehingga bayi mendapatkan penanganan di waktu yang tepat dan memperoleh senyuman sesuai tahapan perawatan," jelasnya.
Operasi bibir sumbing umumnya dapat dilakukan saat bayi berusia minimal tiga bulan.
Lalu dilanjutkan operasi langit-langit pada usia sekira satu tahun.
Baca juga: 23 Anak akan Lakukan Operasi Bibir Sumbing di RSUD Tamansari Jakbar, Orangtua Harus Siapkan ini
Pasien dewasa juga tetap dapat menjalani tindakan perbaikan atau rekonstruksi.
"Kami memiliki dokter spesialis yang mampu melakukan rekonstruksi agar hasilnya lebih baik," katanya.
Satu orang tua pasien, Rima bersama suaminya, Sholeh, mengaku terbantu dengan adanya program ini.
Putri mereka, Elsanum, yang kini berusia sekira satu tahun dua minggu telah menjalani operasi pertama saat usia tiga bulan dua minggu melalui program Smile Train.
Baca juga: Kasus Bibir Sumbing Pada Anak Masih Menjadi Masalah Global
Proses operasi juga berjalan cepat tanpa harus rawat inap lama.
Menurutnya, program ini sangat membantu banyak keluarga yang mungkin belum mengetahui adanya layanan operasi gratis.
Direktur RS Hermina Galaxy, dr Hardimas, menyatakan, pihaknya siap memberikan layanan berstandar tinggi bagi masyarakat.
Penanganan pasien sumbing di RS Hermina Galaxy melibatkan beragam tenaga medis lintas disiplin, mulai dokter anak, ahli gizi, hingga dokter gigi dan spesialis bedah plastik.
Tim medis memastikan proses pemulihan berjalan maksimal dan berkelanjutan. (m37)