Tak Terima Dikalahkan PSM Makassar, Pelatih Persik Kediri: Penalti Pertama Sungguh Tidak Masuk Akal
Alfian April 24, 2026 12:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Kekalahan atas PSM Makassar menjadi kekecewaan tersendiri bagi Persik Kediri.

Skuad Juku Eja membekuk pasukan Macan Putih dengan skor 3-1 pada laga pekan 29 Super league 2025/2026.

Laga PSM Makassar vs Persik Kediri digelar di Stadion BJ Habibie Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (23/4/2026).

Tim tamu menyoroti kepemimpinan pengadil lapangan selama pertandingan.

Pelatih Persik Marcos Reina mengatakan, keputusan wasit memberikan penalti kepada PSM Makassar menurutnya sangat kontroversial.

​"Penalti pertama sungguh tidak masuk akal. Itu sama sekali bukan penalti. Kami sudah melihat kecenderungan dari wasit sejak awal laga. Ada juga tendangan bebas di tepi kotak penalti yang diberikan, padahal itu bukan pelanggaran," katanya saat sesi konferensi pers usai laga.

Pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan, insiden-insiden yang terjadi di lapangan membuat atmosfer liga menjadi kurang kompetitif.

Reina menekankan bahwa sepak bola membutuhkan keadilan dan apa yang dia rasakan di lapangan hari ini dianggap sebagai hambatan bagi perkembangan kualitas liga.

"Saya sangat kecewa dengan hal ini. Maksud saya, kita membutuhkan liga yang adil dan hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi karena hal tersebut membuat liga ini tidak kompetitif seperti yang seharusnya," ungkapnya.

Baca juga: PSM Makassar Akhiri Puasa Kemenangan di Kandang, Ahmad Amiruddin: Semoga Jadi Titik Balik!

DIAMBANG KELELAHAN - Penyerang PSM Makassar Alex Tank saat melawan Borneo Samarinda FC pada pekan 28 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (18/4/2026) malam. PSM Makassar diambang kelelahan.
DIAMBANG KELELAHAN - Penyerang PSM Makassar Alex Tank saat melawan Borneo Samarinda FC pada pekan 28 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (18/4/2026) malam. PSM Makassar diambang kelelahan. (Tribun-timur.com/official psm makassar)

Dia mengutarakan, pemainnya memang tampil kurang efektif, khususnya di babak pertama.

Menurutnya, permainan pressing ketat yang ditunjukan skuad Juku Eja membuat skuadnya tidak bisa mengembangkan permainan dan membuat peluang.

"Babak pertama kita tidak terlalu bagus, tapi kami melakukan evaluasi di babak kedua dan memberikan perlawanan," ucapnya.

Sementara itu bek Persik Kediri, Vava Mario Yagalo tidak berkomentar banyak mengenai keputusan wasit.

Vava mengakui bahwa hasil ini menjadi pukulan bagi timnya.

​"Saya tidak berkomentar tentang wasit, karena ya, tahu sendirilah. Bagi kami, ini adalah evaluasi besar. Masih ada lima pertandingan sisa dan kami harus fokus menatap itu. Kekalahan ini menjadi pembelajaran bagi kami," ujarnya.

Kekalahan atas PSM Makassar ini membuat Persik Kediri tak pernah menang di 11 laga tandang.

Persik Kediri juga tertahan di peringkat 12 klasemen sementara dengan 33 poin.

Ahmad Amiruddin: Mental PSM!

Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin bersyukur akhirnya kemenangan didapat lagi di markas sendiri setelah waktu yang lama.

“Alhamdulillah, terima kasih ya Allah atas kemenangannya. Setelah lima bulan, kami PSM Makassar bisa merasakan kemenangan di kandang, di Stadion BJ Habibie,” ucapnya saat konferensi pers usai pertandingan.

Juru taktik akrab disapa Amir ini menyebut, kemenangan ini tak lepas dari dukungan semua pihak.

Mulai dari manajemen, pemain  dan suporter yang setia hingga hari ini mendampingi tim berjuang.

Ia berharap, tiga poin ini menjadi titik balik PSM Makassar.

Kemenangan demi kemenangan bisa diraih di sisa pertandingan musim ini.

“Saya berharap kemenangan ini menjadi titik balik PSM Makassar ke depannya agar lebih bagus posisinya di klasemen,” harapnya.

Ia mengungkapkan, kemenangan didapatkan hari ini tak lepas dari evaluasi pasca kalah dari Borneo Samarinda FC.

Apalagi, Yuran Fernandes cs kerap unggul lebih dulu, tapi lawan mampu membalikkan keadaan.

Hasilnya, taktikal diperbaiki, meningkatkan kemampuan dan mentalitas bertanding.

Lawan Persik, para pemain benar-benar menunjukkan mentalitas Laskar Ayam Jantan dari Timur.

“Alhamdulillah malam ini pemain menunjukkan apa itu mentalitas PSM Makassar,” sebutnya.

Sementara kapten PSM Makassar Yuran Fernandes telah memperkirakan pertandingan menghadapi Persik akan berjalan sulit.

Meski demikian, tekad kuat untuk menang telah tertanam kepada pemain.

Sehingga, mereka bekerja keras demi meraih tiga poin di hadapan suporter sendiri.

“Kita tunjukkan apa diinginkan, kita berjuang, kita bekerja keras,” katanya.

Pemain berpaspor Tanjung Verde itu pun senang perjuangan ditunjukkan berbuah hasil positif.  

“Pada akhirnya kita bahagia ketika mendapat hasil kita inginkan setelah hasil kerja keras,” ucapnya.

Klasemen Super League

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
PERSIB
28
20
5
3
50
18
32
65
2
35
Borneo FC
28
20
3
5
58
28
30
63
3
35
Persija
29
18
5
6
52
26
26
59
4
35
Bhayangkara FC 
29
14
5
10
39
34
5
47
5
35
Malut United
29
13
7
9
54
41
13
46
6
35
Persebaya
29
12
9
8
41
35
6
45
7
35
Bali United
29
11
9
9
48
42
6
42
8
35
Dewa United
28
12
5
11
35
34
1
41
9
35
Persita
29
12
5
12
35
28
7
41
10
35
PSIM Yogyakarta 
29
9
12
8
38
38
0
39
11
35
Arema FC
28
10
8
10
40
37
3
38
12
35
Persik
29
9
6
14
35
50
-15
33
13
35
PSM Makassar
29
7
10
12
36
39
-3
31
14
35
Persijap 
28
7
7
14
26
42
-16
28
15
35
PERSIS
29
6
9
14
33
49
-16
27
16
35
Madura United
28
6
8
14
29
47
-18
26
17
35
Semen Padang
28
5
5
18
22
47
-25
20
18
35
PSBS Biak
28
4
6
18
29
65
-36
18
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.