BOLASPORT.COM - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, menyebut dirinya bukan sebagai penantang untuk meraih kemenangan dalam balapan MotoGP Spanyol 2026.
Marc Marquez menilai ada kekuatan yang sekarang lebih besar daripada para pembalap Ducati yaitu duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.
Bezzecchi paling gila dalam balapan utama setelah selalu memenangkan pada tiga seri awal musim ini.
Tidak hanya itu, murid Valentino Rossi itu juga menang dengan gap luar biasa dengan catatan 5,5 detik pada GP Thailand, lalu 3,2 detik di GP Brasil, dan 2 detik pada GP Amerika.
Aprilia semakin ditakuti ketika Jorge Martin selalu menjadi deputi Bezzecchi dalam dua balapan terakhir dengan finis kedua.
Situasi tersebut membuat Marquez rendah hati. Walau telah menang Sprint, dia dan Francesco Bagnaia di tim Ducati Lenovo belum pernah merasakan podium dalam balapan utama.
Marquez menyebut dirinya bukan orang yang tepat untuk menghentikan kemenangan beruntun Bezzecchi di Sirkuit Jerez, Spanyol, akhir pekan ini.
Si Semut dari Cervera menyebut pembalap yang paling mungkin mengalahkan Bezzecchi adalah rekan setimnya sendiri, Jorge Martin.
"Saya tidak dalam posisi untuk menghentikan Bezzecchi, tapi saya pikir, misalnya, Jorge Martín lebih berada dalam posisi itu," kata Marquez, dikutip BolaSport.com dari Motorsport.
"Saya bahkan belum pernah finis di podium pada hari Minggu tahun ini, jadi dengan itu, Anda tidak bisa berharap untuk memenangkan balapan saat ini."
"Kami akan berusaha untuk menjalani akhir pekan yang baik."
"Kami telah melihat dengan Bezzecchi, yang memimpin setiap lap, bahwa motor Aprilia sangat cepat."
"Tetapi mari kita lihat apakah sedikit demi sedikit kami bisa mengambil langkah dan mendekati mereka. Itulah tujuannya," ujarnya.
Marquez mengakui bahwa Jerez tentu merupakan impian para pembalap Spanyol untuk meraih kemenangan di depan pendukung sendiri.
Namun, Marquez tidak melihat dirinya berada dalam posisi untuk memenangkan balapan, targetnya saat ini adalah mencapai podium terlebih dahulu.
“Jelas, pembalap Spanyol mana pun yang Anda tanya pasti menyukai Jerez, menyukai suasananya, dan impiannya adalah naik podium, baik di balapan sprint maupun balapan utama."
"Saya tidak menargetkan kemenangan karena kami belum menunjukkan performa yang cukup untuk menang di balapan-balapan awal ini."
"Jadi pertama-tama kami harus mengamankan posisi podium dan berjuang untuk meraih poin sebanyak mungkin selama akhir pekan,” lanjutnya.
Marquez sudah tujuh tahun belum lagi memenangkan balapan di lintasan sepanjang 4,4 km sejak terakhir kali diraih pada musim 2019.
Meski demikian, Marquez mampu meraih podium kedua dalam balapan musim 2024 saat membela Gresini Racing.
Di luar itu, Marquez tetap melihat kekuatan Aprilia sebagai yang difavoritkan pada balapan akhir pekan nanti.
"Ya, kami tertinggal jauh saat ini, kami tertinggal 36 poin setelah tiga balapan," kata Marquez.
"Keunggulan yang mereka bangun cukup signifikan, tetapi masih banyak balapan yang harus dilalui."
"Masalahnya adalah Bezzecchi memimpin setiap lap di setiap balapan pada hari Minggu, dan ini yang paling mengkhawatirkan."
"Jadi kita akan berusaha menghentikan favorit-favorit, yang saat ini untuk gelar juara adalah Aprilia dengan Bezzecchi dan Martín," ujar Marquez.