Moto3 Spanyol 2026 - Pola Pikir Veda Cuma Ingin Bersaing di Depan, Ambisi Diikuti dengan Angka-Angka
Wahid Fahrur Annas April 24, 2026 02:33 AM

HONDA TEAM ASIA
Aksi Veda Ega Pratama pada babak kualifikasi Moto3 Amerika 2026, Sabtu (28/3/2026)

BOLASPORT.COM - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, bersiap untuk kembali mendapatkan hasil bagus pada Moto3 Spanyol 2026.

Veda Ega Pratama mengharapkan kebangkitan pada balapan seri keempat di Sirkuit Jerez, Spanyol pada 24-26 April 2026.

Pembalap Honda Team Asia itu ingin melupakan hasil negatif pada balapan terakhirnya di Circuit of The Americas, Austin, Amerika Serikat.

Veda terjatuh dan gagal membawa pulang poin meski memiliki kecepatan untuk bersaing di depan.

Jeda tiga pekan antara GP Amerika dan GP Spanyol pun dimanfaatkannya untuk memulihkan diri sekaligus menabung motivasi untuk balapan lagi.

"Saya sangat senang bisa kembali balapan setelah tiga minggu ini," kata Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia.

"Ini adalah waktu yang tepat untuk menyegarkan diri, berlatih, dan mempersiapkan diri untuk paruh musim berikutnya."

"Setelah apa yang terjadi di Austin, tentu saja saya ingin melupakan masa lalu dan fokus meraih hasil yang bagus di Jerez," ujarnya.

Veda mengetahui bahwa dirinya memiliki kecepatan dalam tiga balapan awal penampilannya sebagai rookie.

"Saya tahu kami memiliki kecepatan yang baik di balapan-balapan terakhir, jadi sekarang targetnya adalah menjadi lebih konsisten dan menyelesaikan tugas dengan baik," katanya.

Ambisi Veda untuk ingin selalu bersaing di depan didukung performanya.

Sebelum terjatuh saat menempati posisi keenam pada GP Amerika, dia finis kelima pada GP Thailand dan meraih podium ketiga pada GP Brasil.

Soal kecepatan, Veda juga selalu berada di posisi lima besar dalam waktu lap tercepat pada tiga balapan awal Moto3 2026.

Di Negeri Paman Sam, Veda bahkan berada di posisi keempat dalam catatan waktu lap tercepat balapan meski dirinya terjatuh duluan.

Dua lap sebelum terpental dari motor pada lap kelima, Veda sudah mencetak waktu lap terbaiknya dengan raihan 2 menit 13,844 detik.

Bahkan Veda menjadi pembalap pertama yang memecahkan rekor lap tercepat balapan Moto3 sebelumnya di COTA yaitu 2 menit 13,939 detik.

Maka dari itu, Veda memiliki ambisi untuk kembali bersaing di depan.

Veda juga percaya diri mengaspal di lintasan sepanjang 4,4 km itu setelah musim lalu berhasil finis ketiga pada Race 1 Red Bull Rookies Cup 2025. 

"Jerez adalah sirkuit yang sudah saya kenal, dan saya suka tata letaknya," ucap Veda lagi.

"Sirkuit ini cukup teknis dan Anda harus presisi di setiap sektor, jadi penting untuk memulai dengan kuat sejak sesi pertama dan membangun kepercayaan diri selangkah demi selangkah."

"Tujuannya adalah tetap fokus, bekerja sama dengan baik bersama tim, dan mencoba bersaing lagi di barisan depan."

"Saya merasa termotivasi dan siap memberikan yang terbaik akhir pekan ini," ujar rookie berusia 17 tahun itu dengan percaya diri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.