Grid.ID - Maudy Ayunda mengungkapkan pandangannya tentang pentingnya menjaga diri di tengah banyaknya komentar di media sosial. Sebagai public figure, ia menyadari sorotan publik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupannya.
Maudy dikenal sebagai sosok yang sering menyuarakan isu perempuan di Indonesia. Hal tersebut membuatnya kerap mendapat perhatian sekaligus berbagai respons dari masyarakat.
Di tengah situasi tersebut, Maudy mengaku sering mendapatkan “kebisingan” dari berbagai opini yang datang. Ia menilai hal itu bisa memengaruhi cara pandang seseorang terhadap diri sendiri.
“Si bising itu aku ngerasa banget sih, bising dalam arti sosial media itu, mungkin ekspektasi, ekspektasi aku terhadap diri aku sendiri terus mencari suara itu tuh susah banget,” ujarnya dikutip dari YouTube @NajwaShihab pada Kamis (23/4/2026).
Menurut Maudy, tekanan tersebut tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam dirinya sendiri. Ekspektasi pribadi kerap menjadi tantangan tersendiri yang harus ia hadapi.
Namun, seiring waktu, Maudy mulai menemukan cara untuk menyikapi hal tersebut. Ia kini lebih memilih untuk fokus pada konsistensi dalam menjalani hidup.
“Tapi akhirnya aku tuh sekarang lebih memprioritaskan I just wanna be consistent,” katanya.
Ia juga menyadari bahwa terlalu mendengarkan opini orang lain bisa membuatnya kehilangan arah. Hal itu bisa membuat seseorang mudah terbawa arus tanpa tujuan yang jelas.
“Karena kalau misalnya terlalu ngedengerin omongan orang terus, aku terlalu terbawa arus, there’s a gazilian of waves,” jelasnya. Ia menggambarkan banyaknya suara yang datang silih berganti.
Wanita berusia 31 tahun ini pun menekankan pentingnya memilih mana suara yang perlu didengar. Tidak semua masukan harus dijadikan acuan dalam mengambil keputusan.
“Jadi which one are you going listen to. Misalnya kita mau ngedengerin input atau insight dari orang pun enggak terlalu konsisten dan berbeda-beda anyway gitu," ungkapnya.
Sebagai langkah untuk menjaga dirinya, Maudy kini memiliki prinsip yang lebih jelas. Ia menjadikan kejujuran pada diri sendiri sebagai filter utama.
“Lebih ke authenticity and does it feel jujur apa enggak sih. Sekarang kayaknya itu one of my biggest filters, dan apakah align sama values and does it feel right here gitu,” tutupnya.
Pendekatan tersebut membuat Maudy lebih tenang dalam menghadapi berbagai komentar. Ia tidak lagi mudah terpengaruh oleh opini yang datang dari berbagai arah.