TRIBUN-TIMUR.COM - PSM Makassar mengakhiri puasa kemenangan kandang setelah menundukkan Persik Kediri dengan skor 3-1 pada pekan ke-29 Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion BJ Habibie, Kamis (23/4/2026), tim berjuluk Juku Eja tampil menekan sejak awal dan sukses memutus tren delapan laga kandang tanpa kemenangan.
PSM Makassar terakhir menang kandang lima bulan lalu.
Kala itu, Juku Eja menggilas PSBS Biak lima gol tanpa balas pada pekan 13 Super League, Jumat (21/11/2025).
Setelah itu, PSM Makassar puasa kemenangan di hadapan publik sendiri, lima kali kalah dan tiga seri.
Melawan Persik, PSM membuka keunggulan pada menit ke-37 melalui eksekusi penalti Yuran Fernandes.
Hadiah penalti diberikan setelah Sheriddin Boboev dilanggar di kotak terlarang.
Yuran dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kanan gawang yang dikawal Leo Navacchio.
Memasuki babak kedua, dominasi tuan rumah berlanjut.
Pada menit ke-60, giliran Boboev yang mencatatkan namanya di papan skor.
Memanfaatkan umpan M Arfan, pemain Timnas Tajikistan itu melepaskan tembakan kaki kanan yang tak mampu dibendung Navacchio. Skor berubah 2-0.
Persik sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-85 lewat penalti Ernesto Gomez, usai dilanggar Victor Luiz di kotak penalti.
Gomez sukses menjalankan tugasnya dengan mengirim bola ke sudut kanan gawang Hilman Syah.
PSM memastikan kemenangan di masa injury time.
Pada menit ke-97, Luka Cumic menutup laga lewat sepakan keras kaki kanan yang menghujam gawang Persik.
Tambahan tiga poin membawa PSM menjauh dari zona degradasi.
Tim kebanggaan warga Sulawesi Selatan itu kini naik ke posisi ke-13 dengan koleksi 31 poin, sekaligus memangkas jarak dengan Persik yang menempati peringkat 12 dengan 33 poin.
Sementara itu, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Persik yang belum meraih kemenangan dalam 11 laga tandang musim ini.
Hasil Evaluasi Tim
Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin sangat bersyukur meraih kemenangan di markas sendiri setelah waktu yang lama.
“Alhamdulillah, terima kasih ya Allah atas kemenangannya. Setelah lima bulan, kami PSM Makassar bisa merasakan kemenangan di kandang, di Stadion BJ Habibie,” ucapnya saat konferensi pers usai pertandingan.
Juru taktik yang akrab disapa Amir ini menyebut, kemenangan ini tak lepas dari dukungan semua pihak.
Mulai dari manajemen, pemain dan suporter yang setia hingga hari ini mendampingi tim berjuang.
Ia berharap, tiga poin ini menjadi titik balik PSM Makassar untuk meraih kemenangan demi kemenangan di sisa pertandingan musim ini.
Ia mengungkapkan, kemenangan didapatkan hari ini tak lepas dari evaluasi pasca kalah dari Borneo Samarinda FC hari Sabtu lalu.
Evaluasi dilakukan karena Yuran Fernandes cs kerap unggul lebih dulu, tapi lawan mampu membalikkan keadaan.
Hasilnya, taktikal diperbaiki, meningkatkan kemampuan dan mentalitas bertanding.
Menghadapi Persik, para pemain benar-benar menunjukkan mentalitas Laskar Ayam Jantan dari Timur.
“Alhamdulillah malam ini pemain menunjukkan apa itu mentalitas PSM Makassar,” sebutnya.
Kapten PSM Makassar Yuran Fernandes telah memperkirakan pertandingan menghadapi Persik akan berjalan sulit.
Meski demikian, tekad kuat untuk menang telah tertanam kepada pemain.
Sehingga, mereka bekerja keras demi meraih tiga poin di hadapan suporter sendiri.
“Kita tunjukkan apa yang diinginkan, kita berjuang, kita bekerja keras,” katanya.
Pemain berpaspor Tanjung Verde itu pun senang perjuangan yang ditunjukkan berbuah hasil positif.
“Pada akhirnya kita bahagia ketika mendapat hasil kita inginkan setelah hasil kerja keras,” ucapnya.
Babak Pertama
PSM menekan lebih dulu begitu wasit Muhammad Tri Santoso meniup peluit dibunyikan.
Namun, umpan terobosan dilepas Gledson Paixao kepada Alex Tank dapat disapu pemain belakang Persik.
Persik coba membalas di menit kedua. Crossing dilepas kepada Jose Enrique di kotak penalti, Yuran Fernandes berhasil memenangkan duel.
PSM memberi respon lagi di menit kelima. Daisuke Sakai lepas tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti.
Sayang, tembakan pemain asal Jepang ini masih lemah sehingga muda ditangkap Leonardo Navacchio.
Tak lama, PSM dapat dua sepak pojok dalam waktu berdekatan.
Namun, situasi bola mati ini belum menciptakan peluang berbahaya.
Sepak pojok didapat lagi PSM di menit sembilan.
M Arfan arahkan bola ke tiang jauh, Alex Tank coba menyundul, tapi masih jauh dari gawang.
Tiga menit berselang tendangan bebas didapat PSM usai Sheriddin Boboev didorong oleh Adrian Luna.
Daisuke Sakai angkat bola ke kotak penalti, tapi sundulan Alex Tank tak mengarah ke gawang.
Giliran Persik dapat tendangan bebas di menit 14 usai Aloisio Soares melanggar Jose Enrique.
Adrian Luna arahkan bola ke kotak penalti, Imanol Garcia menyambut bola dengan kepalanya.
Akan tetapi, bola masih berada di atas gawang PSM dikawal Hilman Syah.
PSM coba menakan. Dua crossing dari sisi kiri dilepas Rizky Eka, tapi mudah dihalau Hamra Hehanusa.
PSM mendapat tendangan bebas di menit 21. Arfan dilanggar oleh Telmo Castanheira.
Eksekusi Alex Tank membentur pagar betis Persik. Serangan belum berhenti.
Alex Tank crossing bola ke kotak penalti, Yuran Fernandes menyambut bola dengan sundulan yang diarahkan ke pojok kanan gawang Persik. Namun, Leo Navacchio berhasil menepis.
Serangan masih ada. Giliran Victor Luiz lepas bola dengan tembakan kaki kanan, tapi Leo Navacchio masih bisa menangkap bola.
Pada menit 28, Persik melakukan pergantian cepat. Hamra Hehanusa cedera, sehingga digantikan oleh Henhen Herdiana.
Pada menit 31, Sheriddin Boboev dilanggar Muhamad Firly di dekat kotak penalti.
Awalnya, wasit Muhammad Tri Santoso hanya memberikan tendangan bebas kepada PSM.
Namun, Tri Santoso mengecek video assistant referee (VAR).
Dia lalu menganulir keputusannya, penalti diberikan kepada PSM.
Kesempatan ini tak disia-siakan PSM untuk memecah kebuntuan.
Yuran Fernandes bertugas sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya.
Bola ditendang ke arah kanan gawang, sedangkan Leo Navacchio lompat ke arah sebaliknya.
PSM unggul 1-0 atas Persik.
Usai terciptanya gol, tensi pertandingan meningkat. Kedua tim saling berbalas serangan.
Di akhir waktu normal, PSM nyaris gandakan skor andai tembakan Daisuke tak ditepis Leo Navacchio.
Persik coba bangun serangan balik cepat. Namun, Victor Luiz langsung menghentikan Jose Enrique sehingga berujung kartu kuning.
Pada menit 47 tendangan bebas didapat Persik. Eksekusi Adrian Luna mudah ditangkap Hilman Syah.
Persik belum menyerah cari gol penyama kedudukan di babak pertama.
Vava Mario crossing bola ke sisi kanan gawang PSM, Hilman Syah sigap menangkap bola.
Giliran Jose Enrique lepas crossing di menit 51 yang berhasil diintersep oleh Yuran Fernandes.
Tak ada gol lagi tercipta hingga peluit babak pertama dibunyikan, PSM berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 atas Persik.
Babak Kedua
Persik menekan begitu awal babak kedua di mulai demi mengejar ketertinggalan gol.
Castanheira crossing bola ke kotak penalti PSM. Ada Rodrigo siap menyambut bola, tapi langsung dihalau oleh Yuran Fernandes.
Pada menit 49, kartu kuning diberikan kepada M Arfan usai melanggar Adrian Luna di tengah lapangan.
Umpan silang Ernesto Gomez dari sisi kanan pertahanan Juku Eja berhasil ditangkap Hilman Syah.
Serangan terus dibangun Persik. Sayang, tembakan kaki kanan Adrian Luna masih di atas gawang PSM.
PSM menarik keluar Gledson Paixao di menit 52 karena cedera, penggantinya Resky Fandi.
PSM coba keluar tekanan pada menit 55. Ancaman coba diberikan Alex Tank melalui tembakan kaki kanan yang masih menyamping ke gawang.
Tiga menit berselang, gawang PSM nyaris kebobolan andai tembakan Ernesto Gomez tak ditepis Hilman Syah.
Persik masih menekan, untungnya sundulan Jose Enrique belum menemui sasaran.
Keasyikan menyerang Persik justru kebobolan untuk kali kedua di menit 60.
Berawal dari long pass Hilman Syah ke area pertahanan Persik.
Rizky Eka mampu dapat bola. Pemain nomor punggung 24 ini lalu umpan bola ke M Arfan yang berdiri bebas di dalam kotak penalti.
Arfan bisa saja menendang bola, tapi ia tak egois.
Ia justru memberikan bola kepada Sheriddin Boboev yang tanpa kawalan di sisi kanan gawang Persik.
Dengan tenang, Sheriddin Boboev menendang bola dengan kaki kanannya untuk menggetarkan gawang Leo Navacchio.
PSM unggul 2-0 atas Persik.
Usai kebobolan lagi, Persik meningkatkan agresivitas serangan.
Dua sepak pojok diperoleh di 63. Sayang, bisa dihalau pemain PSM.
Semenit kemudian Macan Putih hampir memperkecil skor andai tembakan Rodrigo tak ditepis Hilman Syah.
Pergantian lalu dilakukan kedua tim.
Persik memainkan Bayu Otto menggantikan Castanheira.
Sedangkan PSM memasukkan Rasyid Bakri beserta Luka Cumic, keluar Alex Tank dan Arfan.
Sundulan Yuran Fernandes di menit 71 bisa ditangkap Leo Navacchio.
Semenit berselang Persik membalas. Tembakan keras dilepas Jose Enrique, untungnya Hilman Syah bisa menepis bola.
Persik pun hanya mendapatkan sepak pojok.
Kesempatan ini dimaksimalkan untuk cetak gol. Namun, pemain PSM bisa halau bola keluar.
Bola jatuh ke kaki Kadek Rendy untuk lepas tembakan keras dari luar kotak penalti.
Beruntung bagi PSM, bola hanya mengenai mistar gawang.
Tak lama sundulan Rodrigo hanya lewat di muka gawang PSM.
PSM menyegarkan skuadnya di menit 77. Rizky Eka dan Daisuke ditarik keluar, masuk Savio Roberto dan Fahrul Aditia.
Dua menit berselang, tembakan keras Savio menghasilkan sepak pojok bagi PSM setelah mengenai pemain Persik.
Rasyid Bakri arahkan bola ke tiang jauh, Yuran menyundul bola, tapi mengenai pemain Persik sehingga berujung sepak pojok lagi.
Namun, kali ini eksekusi Rasyid Bakri gagal lahirkan ancaman.
Pada menit 82 Persik dapat penalti setelah Victor Luiz jatuhkan Ernesto Gomez.
Ernesto Gomez sendiri menjadi eksekutor. Dengan tenang, ia mengecoh Hilman Syah menendang bola ke arah kanan gawang
Persik perkecil kedudukan menjadi 1-2 atas PSM di menit 85.
Persik meningkatkan serangan demi perkecil kedudukan. Namun, PSM tak mau menyerah juga
Pada menit 94, Persik dapat tendangan bebas. Adrian Luna arahkan bola ke depan gawang, bisa di tinju Hilman Syah.
PSM melancarkan serangan balik cepat melalui Savio, Sheriddin Boboev dan Luka Cumic.
Sayang, tembakan keras kaki kanan Luka Cumic bisa ditepis oleh Leo Navacchio.
PSM menyudahi perlawanan Persik dengan serangan balik cepat berujung gol di menit 97.
Kali ini, Luka Cumic tak lagi menyia-nyiakan kesempatan usai menerima umpan terobosan Sheriddin Boboev.
Dari tengah lapangan Luka Cumic menggiring bola ke dekat kotak penalti Persik lalu diakhiri dengan tembakan kaki kanan ke pojok kanan gawang Leo Navacchio. PSM 3-1 Persik.
Namun, Persik belum menyerah. Serangan masih dilancarkan sehingga dapat sepak pojok.
Namun, peluang ini gagal dimanfaatkan untuk memperkecil kedudukan.
Skor akhir pertandingan 3-1 untuk kemenangan PSM Makassar atas Persik.(*)