TRIBUN-MEDAN.com - Drawing atau pengundian grup Piala Asia 2027 dijdwalkan digelar awal April 2025.
Timnas Thailand ternyata takut bertemu Indonesia.
Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, meyakini bahwa menghindari Timnas Indonesia akan memberi timnya peluang untuk berada di grup yang lebih mudah.
Setelah mengalami penundaan, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengumumkan jadwal pengundian grup atau drawing Piala Asia 2027.
Berdasarkan jadwal terbaru yang ditetapkan, pengundian grup akan berlangsung pada 9 Mei 2026 di Riyadh, Arab Saudi.
AFC telah membagi ke-24 tim peserta ke dalam empat grup unggulan atau pot yang masing-masing terdiri dari 6 tim.
Pembagian pot tersebut secara resmi ditetapkan berdasarkan peringkat FIFA yang diumumkan pada 1 April lalu.
Timnas Indonesia yang menduduki peringkat 122 dunia berada di Pot 4 bersama Kirgistan, Korea Utara, Kuwait, Singapura, dan Lebanon atau Yaman.
Baca juga: Idrus Marhan Respons Pernyataan JK Bawa Jokowi Jadi Presiden, Gak Usah Kita Mengklaim
Tim-tim unggulan teratas yang menempati Pot 1 adalah Jepang, Arab Saudi, Iran, Korea Selatan, Australia, dan Uzbekistan.
Selanjutnya Qatar, Irak, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Oman, dan Suriah berada di Pot 2.
Sedangkan Vietnam dan Thailand akan berada di Pot 3 bersama Bahrain, China, Palestina, dan Tajikistan.
Tim-tim yang berada di pot yang sama tidak akan saling berhadapan dan setiap grup dihuni 4 tim yang mewakili setiap pot.
Dengan kata lain, Indonesia berpotensi segrup dengan dua rival sekawasan yaitu Timnas Vietnam atau Timnas Thailand.
Menjelang pengundian, pelatih Thailand Anthony Hudson mengomentari kemungkinan timnya segrup Timnas Indonesia.
Menurutnya, Timnas Indonesia merupakan tim terkuat di Pot 4 dan berpotensi menjadi lawan yang sulit bagi Thailand.
Pelatih asal Inggris itu menilai kemungkinan terciptanya grup neraka jika Thailand dan Indonesia berada di grup yang sama terbilang besar.
Baca juga: Dua Prajurit Marinir Tewas Ditembak di Pos Pantau, Polda Papua Barat Buru 7 Pelaku
"Di Pot 1, kecuali Australia yang tampaknya lebih mudah dihadapi, tim-tim lainnya seperti Arab Saudi memiliki keuntungan bermain di kandang," kata Hudson dalam wawancara dengan Thairath Sport.
"Sementara Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Uzbekistan semuanya terlalu kuat. Mengingat perkembangan tim-tim tersebut, menghadapi Jepang adalah prioritas."
"Di Pot 2, Yordania adalah lawan yang tangguh, jika mereka berada di grup yang sama dengan kami, akan sangat sulit."
"Qatar, Irak, UEA, Oman, dan Suriah adalah tim yang relatif mudah untuk dihadapi.
Di Pot 4, Indonesia adalah yang terkuat."
"Oleh karena itu, jika kami tergabung dalam grup yang sama dengan Indonesia, bersama Yordania dari Pot 2 dan salah satu lawan terkuat dari Pot 1, itu akan menjadi grup yang sangat sulit bagi kami," tambahnya.
Oleh karena itu, Hudson lebih memilih timnya segrup dengan tim-tim seperti Kirgistan, Lebanon atau Yaman daripada Indonesia.
Ia menilai peluang timnya untuk lolos ke babak berikutnya akan lebih besar jika segrup dengan tim-tim tersebut.
"Grup yang berisi Thailand, Australia, Oman atau Suriah dan Kirgistan, atau antara Lebanon dan Yaman, akan memberi kami kesempatan untuk lolos dari babak penyisihan grup."
"Kecuali tim Australia yang sangat kuat, tetapi mereka tidak terlalu konsisten."
"Tim-tim lainnya memiliki tingkat kemampuan yang sama atau tidak jauh di atas Thailand, jadi ada peluang yang sangat tinggi untuk lolos," ucapnya.
(*/TRIBUN-MEDAN.com)
Sumber: superball.bolasport
Baca juga: Perundungan Brutal di SMK Taruna Nusantara Kasuari, 60 Siswa Dikeluarkan dari Sekolah