POSBELITUNG.CO - Laga krusial akan tersaji di pekan lanjutan Premier League saat Arsenal FC menjamu Newcastle United FC di Stadion Emirates, Sabtu malam.
Arsenal kini kembali berada di posisi runner-up klasemen dan punya peluang besar merebut puncak lagi. The Gunners hanya membutuhkan hasil imbang untuk menyalip Manchester City FC, yang unggul selisih gol usai menang 1-0 atas Burnley FC.
Namun, misi itu dipastikan tidak mudah. Pasukan Mikel Arteta sedang berada dalam periode sulit setelah menelan dua kekalahan beruntun di liga.
Kekalahan 1-2 dari Manchester City pekan lalu membuat Arsenal mencatat empat kekalahan beruntun di kompetisi domestik untuk pertama kalinya sejak musim perpisahan Arsène Wenger pada 2017-2018.
Kekalahan tersebut memunculkan kembali tudingan “bottle” atau gagal menjaga konsistensi dalam perebutan gelar.
Meski kalah di Etihad, performa Arsenal sebenarnya tidak terlalu buruk. Kualitas individu pemain Manchester City menjadi pembeda.
Di sisi lain, Arsenal juga harus membagi fokus karena tengah menatap semifinal UEFA Champions League melawan Atlético de Madrid pekan depan.
Statistik Arsenal pada bulan April di bawah Arteta juga kurang meyakinkan. Rasio poin per pertandingan mereka di bulan ini hanya 1,48, yang menjadi rekor terburuk klub.
Baca juga: Prediksi Bologna vs AS Roma, Giallorossi Kejar Tiket Liga Champions, Dall’Ara Jadi Penentuan
Baca juga: Prediksi Skor Napoli vs Cremonese, Partenopei Wajib Menang untuk Tunda Pesta Juara Inter Milan
Kondisi Newcastle tak kalah memprihatinkan.
Tim asuhan Eddie Howe kini terdampar di posisi ke-14 klasemen dan belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi secara matematis.
Newcastle kalah tiga kali beruntun di liga dan empat kekalahan beruntun di semua kompetisi.
Pada laga terakhir, mereka kalah 1-2 dari AFC Bournemouth di kandang sendiri, yang memicu cemoohan suporter di St James’ Park.
Sejak 25 Januari, Newcastle sudah menelan delapan kekalahan dari 11 pertandingan Premier League. Tidak ada tim yang kalah lebih banyak dari mereka dalam periode tersebut.
Tekanan terhadap Howe pun meningkat, dengan laporan bahwa ia akan menjalani pertemuan penting dengan petinggi PIF pekan depan.
Catatan tandang Newcastle ke markas Arsenal juga sangat buruk. Mereka gagal menang dalam 13 laga tandang liga terakhir ke Emirates.
Arsenal pun berpeluang mencatat kemenangan ganda atas Newcastle untuk pertama kalinya sejak musim 2020-2021.
Arsenal mendapat kabar baik dengan pulihnya kapten Martin Ødegaard dari cedera lutut ringan.
Namun, Bukayo Saka masih diragukan tampil karena cedera betis.
Selain itu, Riccardo Calafiori dan Jurrien Timber juga masih dalam pemantauan, sementara Mikel Merino belum bisa kembali dalam waktu dekat.
Timber disebut hampir pulih dan bisa menjadi solusi di posisi bek kanan.
Di kubu Newcastle, Tino Livramento dipastikan absen akibat cedera pangkal paha.
Pemain incaran Arsenal, Anthony Gordon, juga kemungkinan besar absen dengan masalah serupa.
Selain itu, Emil Krafth, Fabian Schär, dan Joelinton juga tidak tersedia.
Kabar baiknya, gelandang andalan Bruno Guimarães siap kembali ke starting XI.
Arsenal (4-3-3): Raya; White, Saliba, Gabriel, Hincapie; Odegaard, Zubimendi, Rice; Madueke, Havertz, Eze.
Newcastle United (4-3-3): Ramsdale; Trippier, Thiaw, Botman, Hall; Guimaraes, Tonali, Miley; Murphy, Osula, Barnes.
Meski sedang goyah, Arsenal tetap lebih diunggulkan karena bermain di kandang dan Newcastle punya pertahanan yang rapuh.
Namun, Newcastle punya catatan produktif dengan selalu mencetak gol dalam 18 laga beruntun di semua kompetisi dan 10 laga tandang terakhir.
Arsenal kemungkinan tetap kebobolan, tetapi kualitas lini serang mereka diprediksi cukup untuk mengamankan tiga poin.
Prediksi skor: Arsenal 2-1 Newcastle United. (*)