BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Saat ini pihak Loka POM Tabalong sudah melakukan investigasi mencari penyebab keracunan massal yang dialami oleh 53 siswa di SMKN 1 Amuntai di Kabupaten HSU, Kalimantan Selatan
Kepala Loka POM Tabalong Taufiqurrahman mengatakan pihaknya sudah meminta keterangan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengambilan sampel dilakukan di dua titik yaitu di sisa makanan yang berada di SPPG dan dari kotak makan yang diterima siswa.
Taufiqurrahman menjelaskan melihat dari kasus keracunan dimana ada siswa yang sudah mulai gejala sakit perut satu jam setelah mengkonsumsi makanan, kemungkinan makanan mengandung bakteri patogen.
Baca juga: Update 53 Siswa SMKN 1 Amuntai HSU Dilarikan ke RS, Zaenab Mengaku Sakit Usai Santap Menu MBG
Baca juga: Kabar Terkini Puluhan Siswa SMKN 1 Amuntai Korban Keracunan MBG, Sudah Pulang ke Rumah
“Namun pastinya melihat dari hasil uji lab yang sudah kami ambil tadi malam dan saat ini masih proses inokulasi dan hasilnya bisa dilihat satu atau dua hari kedepan,” ujarnya.
Dari Loka POM Tabalong juga memberikan rekomendasi kepada SPPG agar hal ini tidak terjadi lagi. Pihaknya juga berkoordinasi dengan semua pihak baik dari koordinator SPPG beserta mitra.
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
--