Stadion Sudiang Mulai Tahap Pondasi Tribun Penonton
Ansar April 24, 2026 01:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pembangunan tahap awal Stadion Sudiang di Jl Pajjaiang, Sudiang Raya, Kec. Biringkanaya, Kota Makassar terus berprogres.

Saat ini, fokus pengerjaan berada pada tahap pondasi.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Sulsel Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Iwan, menyampaikan pondasi tribun penonton sedang dikerjakan

“Iya sedang pelaksanaan ground anchor pondasi, presentasenya 5,32 persen," kata Iwan saat dihubungi Tribun-Timur.com pada Jumat (24/4/2026).

Ground anchor merupakan teknik konstruksi digunakan untuk memperkuat dan menahan struktur agar tetap stabil.

Terutama pada pekerjaan pondasi.

Secara sederhana, ground anchor menggunakan sistem penjangkaran yang ditanam ke dalam tanah.

Fungsinya menahan gaya tarik dari struktur bangunan di atasnya

Umumnya teknik ini digunakan pada proyek besar seperti stadion, jembatan hingga gedung bertingkat

Pada pembangunan stadion, ground anchor biasanya menstabilkan pondasi di tanah.

Sehingga bisa mencegah pergeseran atau longsor. 

Kemudian menambah daya dukung struktur agar lebih aman dalam jangka panjang

Iwan menargetkan pembangunan tahun ini cukup signifikan.

“Insyallah tahun ini sampai 65 persen” jelasnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Suherman menyebut proyek ini berjalan hingga 2027.

"Stadion sudiangkan multiyears project," katanya.

PT Waskita Karya adalah pemenang tender Stadion Sudiang dengan harga penawaran Rp637.155.613.120. 

PT Waskita Karya beralamat di Jl. MT. Haryono Kav.10 Cawang, Jakarta Timur, DKI Jakarta.

Sementara itu, lelang manajemen konstruksi dimenangkan PT Kogas Driyap Konsultan dengan harga penawaran Rp 8.278.028.130.

PT Kogas Driyap Konsultan berkantor di Graha Simatupang Tower 2B lantai 2, Jl.TB.Simatupang Kav.38 Rt.004 Rw.008 Kel. Jatipadang, Kec. Pasar Minggu, Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Pemprov Sulsel sudah menyiapkan lahan 15 hektar di kawasan GOR Sudiang, terdiri dari 7 hektar bangunan stadion dan sisanya untuk fasilitas penunjang lainnya. 

Kapasitas 27 ribu penonton disiapkan dengan kursi single seat. 

KemenPU menyiapkan Pagu Anggaran sebesar Rp674.952.980.000 atau Rp674,9 miliar. 

Dari jumlah tersebut, alokasi tahun 2025 sebesar Rp. 96.042.246.000.

Kemudian tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp. 454.982.115.000. 

Sementara alokasi tahun 2027 sebesar Rp. 123.928.619.000. 

Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 540 hari kalender terhitung sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) sampai dengan serah terima pertama.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.