TRIBUNBANTEN.COM - Ratusan warga Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, tampak antusias mengikuti pengobatan gratis yang digelar dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini berlangsung saat pembukaan TMMD di Lapangan Indah Kiat, Kota Cilegon, Rabu (22/4/2026).
Warga berbondong-bondong datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya kepada tim medis yang disiapkan oleh Kodim 0623/Cilegon.
Dokter TNI, dr. Ripkha, mengungkapkan bahwa jumlah warga yang mendaftar jauh melampaui target awal.
“Yang daftar sudah ada sekitar 170 lebih warga yang berobat gratis, dan ini masih berjalan. Target awal kami hanya 100 orang, tapi ini hampir dua kali lipat,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan adalah terkait kadar gula darah, terutama pada warga lanjut usia.
“Hampir rata-rata keluhannya gula darah tinggi, terutama dari kalangan lansia,” jelasnya.
Seorang warga, Suroto, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan pengobatan gratis tersebut.
“Tentu kami sangat bahagia sekali, masyarakat di sini juga senang karena ada pengobatan gratis. Saya tadi periksa karena sering capek saat berjalan, sudah dicek tensi dan keluhan lainnya. Alhamdulillah sangat terbantu,” katanya.
Baca juga: 42 Tahun Menetap, Isak Tangis Wati Pecah saat Prajurit TNI Bongkar Rumahnya di Cilegon
Program TMMD ke-128 yang digelar Kodim 0623/Cilegon ini akan berlangsung hingga 21 Mei 2026, dengan pusat kegiatan di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak.
Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, menjelaskan bahwa program TMMD kali ini tidak hanya fokus pada kegiatan sosial, tetapi juga pembangunan infrastruktur secara menyeluruh.
Beberapa sasaran fisik yang dikerjakan antara lain pembukaan jalan sepanjang 2,8 kilometer, pemadatan jalan 1,8 kilometer, serta pembangunan saluran air sepanjang 80 meter. Selain itu, juga dilakukan perbaikan 10 unit rumah tidak layak huni, pembangunan pipanisasi, fasilitas MCK, hingga sumur bor.
Untuk kegiatan nonfisik, TMMD menghadirkan berbagai layanan seperti operasi katarak, pendataan akta kelahiran, penyuluhan kesehatan, edukasi wawasan kebangsaan, hingga ketahanan pangan.
“Program ini merupakan sinergi lintas sektor, mulai dari TNI, pemerintah daerah, kepolisian hingga masyarakat. Harapannya pembangunan ini benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan,” ujar Imam.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan memberikan edukasi terkait program pemerintah pusat dan daerah, termasuk ketahanan pangan bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengapresiasi pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Ia menilai program ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara TNI dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami siap mendukung dan berkolaborasi, baik dengan pemerintah maupun pihak swasta. Semoga program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” katanya.