TRIBUNWOW.COM - Ajang Thomas dan Uber Cup telah dimulai pada 24 April 2026 di Horsens, Denmark.
Timnas Indonesia di ajang Thomas Cup berada di Grup D sedangkan Uber Cup berada di Grup C.
Di laga pembuka, Thomas Cup Indonesia akan menghadapi Aljazair.
Baca juga: Daftar Skuad Badminton di Thomas-Uber Cup 2026: Raymond/ Joaquin Termasuk, Racikan Senior dan Junior
Berikut ini jadwal Thomas Cup Indonesia yang dimulai hari ini, Jumat (24/4/2026).
Indonesia vs Aljazair di lapangan 3
Indonesia vs Thailand di lapangan 1
Indonesia vs Prancis di lapangan 1
Dikutip dari Djarum Badminton, Indonesia telah melakukan serangkaian persiapan matang untuk Thomas dan Uber Cup.
Skuad Garuda telah menjajal arena lapangan sebanyak 2 kali sebelum laga pembuka.
Kapten Thomas Cup Fajar Alfian mengatakan jika kondisi timnya saat ini sangat bagus.
"Kondisi kami baik dan siap bermain di pertandingan lawan Ajazair," tutur Fajar Alfian, Kamis (23/4/2026).
Thomas Cup datang dengan harapan besar dari para pecinta bulu tangkis.
Terlebih berada di Grup D yang diisi dengan skuad bukan unggulan.
"Kami memang diunggulkan tapi kami juga tidak boleh menganggap enteng lawan."
"Laga pertama pasti tidak mudah dan juga sangat penting jadi siapapun yang diturunkan semoga bisa bermain maksimal dan yang belum diturunkan bisa terus dukung dari bench," ujar Fajar menambahkan.
Baca juga: Hasil Drawing Thomas dan Uber Cup 2026: Indonesia Berpotensi Menang Mudah?
Gabungan antara atlet junior dan senior dipilih PBSI di ajang Thomas Cup dan Uber Cup ini.
Termasuk beberapa nama baru yang baru debut di ajang Thomas Cup.
Seperti ganda putra Raymond Indra/ Nikolaus Joaquin yang baru pertama masuk dalam skuad.
Sedangkan Jonatan Christie, Alwi Farhan dan Anthony Sinisuka Ginting adalah nama yang sama di Thomas Cup tahun 2024 lalu.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, mengatakan penetapan skuad merupakan bagian dari proses persiapan yang matang.
Fokus utama diarahkan pada kesiapan menyeluruh seluruh pemain.
“Kami melihat kesiapan secara keseluruhan sebagai faktor utama. Setiap pemain yang terpilih diharapkan dapat menjalankan perannya dengan baik dan berkontribusi untuk tim,” ujar Eng Hian dikutip dari RRI.
Ia menjelaskan, pemilihan pemain dilakukan melalui evaluasi menyeluruh.
Aspek yang dinilai meliputi performa, kondisi fisik, kesiapan mental, hingga kebutuhan strategi tim.
Keputusan tersebut diambil secara objektif dan kolektif bersama tim pelatih.
Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan kekuatan tim di tengah persaingan yang ketat.
(TribunWow.com/ Tiffany Marantika)