TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan melibatkan angkutan kota (angkot) dengan truk di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Kamis (23/4/2026) pagi.
Angkot tersebut ternyata membawa 10 penumpang yang kebanyakan merupakan pelajar.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cimahi, Ipda Nikmat Nugraha Hidayatullah mengonfirmasi kecelakaan yang melibatkan kendaraan umum tersebut.
Ipda Nikmat juga menjelaskan bahwa para pelajar hendak berangkat ke sekolah.
Ketika angkot berhenti di pinggir jalan, malah disambar oleh truk dari arah belakang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan 10 orang terluka, dua di antaranya harus dirawat inap di rumah sakit.
"Kejadian sekitar jam 6.30 WIB. Ada angkot berhenti di pinggir jalan kemudian datang truk dari arah belakang," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Cimahi, Ipda Nikmat Nugraha Hidayatullah, saat dikonfirmasi.
Ipda Nikmat juga membeberkan kronologi kecelakaan bermula ketika angkot berpelat nomor D 1958 UT melaju dari arah Bandung Barat ke arah Cianjur.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), angkot tersebut menepi untuk menaikkan penumpang.
Baca juga: Penyebab Kecelakaan Maut Mobil dan Motor di Magetan, 1 Pemotor Tewas dan 1 Luka-luka
Tiba-tiba, truk menghantam dari belakang meski angkot sudah berada di pinggir jalan.
"Jadi pas angkot berhenti, ada truk dari belakang, kemudian terjadi tabrakan. Apakah berhenti mendadak atau seperti apa sedang kami dalami," kata Nikmat Nugraha Hidayatullah.
Ipda Nikmat mengakui bahwa mayoritas penumpang angkot adalah pelajar yang hendak berangkat sekolah.
"Betul, ada sekitar 10 penumpang, mayoritas pelajar," ujarnya.
Nugraha memastikan tidak ada korban yang mengalami luka berat hingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
"Korban tidak ada luka berat, sudah langsung dibawa ke puskesmas. Cuma ada 2 yang rencana dirawat inap, tapi itu baru rencana," tandasnya.
(TribunBatam.id)