Ferizka Utami Pamer Testimoni Pasien Tumor Tulang Sembuh Usai Totok Sirih tanpa Meja Operasi: Logika
Fadhila Rahma April 24, 2026 03:27 PM

SRIPOKU.COM – Setelah ramai dihujat dan menuai pro kontra di media sosial, Ferizka Utami kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, terapis totok sirih asal Palembang membagikan sejumlah testimoni pasien yang mengaku sembuh usai menjalani terapi di tempat praktiknya.

Dikutip dari akun Instagram @ferizka_prihendra pada Jumat (24/4/2026), unggahan tersebut berisi pengalaman pasien yang menyampaikan manfaat pengobatan alternatif yang dijalankan Ferizka.

Salah satu testimoni yang menarik perhatian datang dari orang tua pasien anak. 

Akun @hetyasmawati mengaku telah membawa anaknya berobat sejak tahun 2019, setelah sebelumnya didiagnosis mengalami tumor tulang oleh dokter dan disarankan menjalani operasi.

“Anak saya pasien beliau dari tahun 2019, dokter mendiagnosis anak saya sakit tumor tulang dan disaat umur anak saya 1,5 tahun yang diharuskan untuk operasi.

Alhamdulillah pada tahun 2019 saya ketemu pengobatan beliau dan berobat ke beliau dengan cara ditotok sirih tanpa meja operasi,” tulisnya.

Ia juga menyadari bahwa metode tersebut tidak sepenuhnya dapat diterima secara medis.

“Memang secara logika dan sudut pandang kedokteran tidak masuk akal, dan alhamdulillah anak saya sembuh dan sehat.

Setiap orang memang memiliki hak untuk memilih jalan ikhtiar masing-masing. Salam sehat selalu,” lanjutnya.

SOSOK FERIZKA UTAMI - Kolase. Sosok Ferizka Utami, Terapis Totok Sirih Asal Palembang Dikecam Usai Video Bayi Nangis Viral
SOSOK FERIZKA UTAMI - Kolase. Sosok Ferizka Utami, Terapis Totok Sirih Asal Palembang Dikecam Usai Video Bayi Nangis Viral (Instagram)

Baca juga: Viral Aksi Totok Sirih Bayi Sampai Nangis Gegara Sering Gumoh, dr Piprim Bertindak Datangi Sang Ibu

Testimoni tersebut menjadi salah satu dari banyak pengalaman yang dibagikan.

Dalam unggahan itu juga disebutkan bahwa pasien anak-anak yang datang ke tempat praktik Ferizka memiliki berbagai keluhan, mulai dari penyakit umum hingga kondisi yang lebih serius, dan diklaim menunjukkan hasil yang positif.

Unggahan testimoni ini muncul di tengah polemik yang masih bergulir, menyusul viralnya video terapi terhadap bayi yang memicu kritik dari berbagai pihak.

Sebagian warganet menilai metode tersebut berisiko, terutama jika diterapkan pada bayi.

Sebelumnya, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia, Piprim Basarah Yanuarso, juga telah memberikan tanggapan dan menyoroti aspek keamanan serta perlindungan anak dalam praktik pengobatan.

dr Piprim menyebut perbuatan Ibu Ika kepada bayi adalah hal yang jahat.

Karenanya, dr Piprim meminta publik untuk melapor ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

"Ih jahat amat orang ini.. Laporkan ke KPAI dong @kpai," kata dr Piprim.

Sebagai Ketua IDAI, dr Piprim pun bertindak usai viral video anak dipijat dengan keras oleh Ibu Ika.

Setelah menghubungi ikatan dokter anak di Sumatera Selatan, dr Piprim berhasil menemukan cara.

Yakni para dokter anak di Sumatera Selatan khususnya Palembang akan mendatangi Ibu Ika sore ini, Kamis (23/4/2026).

"Insyaallah sore ini tim IDAI Sumsel akan silaturahim ke ibu ini... Doakan bisa berhasil menyadarkan ya. Advokasi perlindungan anak dari kekerasan fisik," pungkas dr Piprim.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.