Perlawanan Lontarkan Beberapa Roket ke Israel, Pasukan IDF Juga Jadi Sasaran Tembakan Jarak Dekat
Hadiyya QurrataAyyuun April 24, 2026 04:57 PM

Bahkan, pasukan IDF juga menjadi sasaran tembakan Perlawanan dari jarak dekat.

Mengutip Al Mayadeen pada (24/4), hal ini diumumkan oleh Kelompok Perlawanan Islam di Lebanon, Hizbullah dalam pernyataan resmi mereka.

Lebih tepatnya dilaporkan bahwa Hizbullah melancarkan serangan roket yang menghujani pemukiman Shtula pada pukul 22.15 waktu setempat.

Serangan itu juga menargetkan pasukan Israel di selatan.

Dalam perkembangan yang sama, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga dilaporkan menjadi sasaran tembakan jarak dekat dalam sejumlah kontak langsung di garis depan.

Insiden ini menunjukkan meningkatnya intensitas konfrontasi di lapangan.

Tidak hanya melalui serangan jarak jauh, tetapi juga pertempuran jarak dekat.

Termasuk, menembaki kerumunan IDF dan kendaraan di dekat Sekolah Jamil Bazzi di kota Bint Jbeil.

Bahkan, Hizbullah juga menargetkan buldoser militer, pasukan lainnya, dan kendaraan di beberapa lokasi lain.

Serta menembak jatuh drone musuh di atas langit Mansouri.

Adapun, aksi ini dilakukan sebagai balasan atas serangan dan penghancuran rumah di sejumlah kota Lebanon yang dinilai melanggar gencatan senjata.

Sementara itu di satu sisi, militer Israel menyatakan bahwa 45 tentaranya mengalami luka-luka di Lebanon selatan dalam kurun 48 jam terakhir.

Mencerminkan tingginya intensitas bentrokan dengan kelompok perlawanan.

Berdasarkan data resmi, total prajurit yang terluka sejak eskalasi pada (2/3) mencapai 735 orang.

Di mana, dengan 44 di antaranya dalam kondisi kritis dan sekitar 100 mengalami luka sedang.

Angka tersebut menjadi gambaran terbaru meningkatnya kerugian di pihak Israel selama operasi yang terus berlangsung di front Lebanon.

Namun, Israel kerap disebut membatasi informasi terkait korban, sehingga jumlah sebenarnya diduga lebih besar dari yang dipublikasikan.

Sebagai informasi tambahan, sumber lapangan menyebutkan bahwa bentrokan terjadi di beberapa titik strategis, dengan kedua pihak saling melancarkan serangan.

Situasi ini mempertegas bahwa meskipun ada upaya gencatan senjata, eskalasi konflik masih terus berlanjut dan berpotensi meluas.

Lantas di sisi Lebanon, tiga orang tewas dan beberapa lainnya, termasuk seorang anak, terluka akibat serangan Israel di Lebanon selatan meski gencatan senjata berlaku.

Serangan udara, artileri, dan drone yang juga menargetkan kendaraan sipil ini dinilai sebagai bagian dari pelanggaran gencatan senjata yang terus berlanjut.

Program: Tribun Video Update
Host: Yessy Arisanti Wienata
Editor Video: Hadiyya Qurrata
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.