SRIPOKU.COM - Bagi peserta Pelatihan MOOC Pintar Kemenag 2026, memahami materi Cinta Ilmu dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sangat penting.
Modul ini menekankan bahwa ilmu bukan sekadar pengetahuan, tetapi harus menjadi kebijaksanaan (wisdom) yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dilansir dari YouTube nenny damay, berikut ini adalah kunci jawaban lengkap Modul Cinta Ilmu Bagian 4 yang bisa kamu jadikan referensi belajar.
Baca juga: Kunci Jawaban Latihan Modul Cinta Allah Dan Rasul-Nya Bagian 7, KBC Pelatihan Pintar Kemenag 2026
Latihan Modul
1. Dalam pembelajaran, guru ingin mengubah pendekatan dari knowledge ke wisdom Kegiatan proses pembelajaran yang paling sesuai adalah:
A. membiasakan siswa menghafalal semua materi pembelajaran
B. Memberikan informasi data dan fakta sebanyak-banyaknya.
C. Melaksanakan evaluasi dengan soal pilihan ganda berbasis teori
D. Mengajak murid berdiskusi tentang mengapa" dan "bagaimana" suatu konsep Diaplikasikan
Jawaban : D
2. Seorang siswa dikenal cerdas dan selalu mendapat nilai tinggi tetapi sering meremehkan teman sekelasnya, beribadah seadanya, dan belajar hanya meraih peringkat. Jika dianalisis menggunakan pesan QS. Az-Zumar kesimpulan yang paling tepat adalah ....
A. Ilmunya belum utuh karena tidak disertai kesadaran ibadah dan kerendahan hati
B. Sikapriya wajar karena fokus utama pelajar adalah prestas
C. Ilmunya sudah cukup karena nilai akademiknya tinggi
D. la termasuk orang berilmu karena menguasai banyak pengetahuan
Jawaban : A
Baca juga: Full Kunci Jawaban Modul 4.5 Cinta Alam Bagian 5 Kurikulum Berbasis Cinta, Pintar Kemenag 2026
3. Salah satu contoh implementasi sikap "cinta ilmu" di madrasah adalah ....
A. menuntut kepatuhan mutlak
B. merasa paling benar
C. menjaga jarak derigan siswa
D. terus belajar dan memperbaiki diri
Jawaban : D
4. Di sebuah Madrasah Aliyah dua orang siswa sama-sama berprestasi. Siswa pertama semakin rendah hati, sedangkan siswa kedua sering merasa paling pintor di hadapan temannya. Sikap yang paling mencerminkan pemahaman ilmu yang disertai iman adalah ....
A. bersaing untuk mendapatkan pujian
B. menunjukkan kemampuan agar diakui
C. menjaga kerendahan hati dan menghargai sesama
D. merasa bangga karena lebih pintar dari teman lain
Jawaban : C
5. Orang berilmu tidak otomatis menjadi orang yang bertakwa, hal ini dikarenakan ....
A. ilmu bertentangan dengan iman
B. ilmu memerlukan pengamalan dan keikhlasan
C. ilmu tidak berkaitan dengan ketakwaan seseorang
D. Iman tidak memerlukan ilmu
Jawaban : B
6. Seorang murid mampu menghafal teori dengan baik tetapi kesulitan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari Tindakan yang tepat untuk mengembangkan kontekstualisasi pengetahuan adalah:
A. Menugaskan murid menjelaskan makna dan penerapan konsep dalam kehidupan nyατα
B. Memberikan materi tambahan untuk ditulis dipresentasikan di kelas
C. Memberikan materi berdasarkan data-data lebih banyak untuk dihafalkan.
D. Memberikan lebih banyak soal dalam bentuk konsep sebagai pengetahuan utama
Jawaban : A
7. Bila dalam proses pembelajaran murid hanya dikuatkan pada aspek kognint tanpa memperhatikan pada pembentukan karakter dan spiritualitas, akan menghasilkan lulusan yang
A. kuat dalam makna hidup dan moral
B. pintar secara teknis tetapi kahilangan arah hidup
C. mampu mengintegrasikan ilmu dan nilai
D. seimbang dalam semua aspek perkembangan
Jawaban : B
8. Guru menjelaskan pentingnya kejujuran, tetapi pada pengisian raport guru masih berupaya memanipulasi nilai pelajaran siswa. sikap yang seharusnya ditunjukkan oleh guru adalah ....
A. menjaga citra madrasah
B. konsisten antara ucapan dan perbuatan
C. menyesuaikan dengan kondisi budaya madrasah
D. menghindari adanya kritik orang tua
Jawaban : B
9. Siswa menjadi gemar belajar karena melihat gurunya rendah hati dan mengamalkan ilmu. Sikap guru yang paling berpengaruh dalam hal ini adalah ....
A. pemberian tugas
B. ketegasan aturan
C. keteladanan sikap
D. penguasaan materi
Jawaban : C
10. Seorang guru memberikan studi kasus agar murid dapat mengaitkan teori dengan situasi nyata Pendekatan ini menunjukkan:
A. pendekatan Paradigma ilmu sebagai pengetahuan menjadi ukuran kualitas pembelajaran
B. Parodigma limu sabogai pengetahuan menjadi pengetahuan yang melibatkan hati nurani
C. Paradigma ilmu sebagai suantitas materi menjadi dampak pada diri sendiri.
D. pendekatan paradigma ilmu sebagai hafalan menjadi konsep
Jawaban : B