TRIBUNJABAR.ID - Beberapa waktu lalu video mengharukan siswa SMPN 1 Tanjungsari pamit kepada teman-teman kelasnya karena putus sekolah, viral di media sosial.
Video kisah pilu siswa bernama Ikhsan itu viral karena mengundang simpati teman-teman kelasnya termasuk warganet.
Diketahui, Ikhsan terpaksa putus sekolah demi membantu perekonomian keluarganya berjualan di Alun-alun Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.
Setelah berhenti sekolah, teman sekelasnya melakukan aksi solidaritas untuk memviralkan kisah Ikhsan itu di media sosial.
Teman-temannya itu meminta bantuan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi hingga Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir untuk memberikan perhatian atas nasib yang dialami Ikhsan.
Baca juga: Kisah Bocah 15 Tahun di Bandung Barat Tiap Hari Jadi Penjual Cuanki Demi Bantu Orang Tua
Tak disangka, ternyata aksi solidaritas teman-temannya itu berhasil menarik simpati dan mendapat perhatian pemerintah setempat.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan turun tangan membujuk agar Ikhsan kembali sekolah.
Sebagai dukungan nyata, Pemprov Jabar melalui Wakil Gubernur Erwan memberikan biaya pendidikan Ikhsan dijamin hingga lulus SMP.
Selain itu, Ikhsan juga mendapat perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, serta seragam baru.
Menurut Erwan, sosok Ikhsan bukan sekadar siswa tapi juga remaja yang memiliki semangat tinggi, disukai lingkungan pertemanan, serta menyimpan tekad besar untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Sambutan Hangat Teman Kelas
Setelah didatangi Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, kehadiran Ikhsan kembali ke sekolah disambut hangat teman-teman kelasnya.
Dalam video yang dibagikan akun Instagram @8imazing, tepukan tangan teman-temannya yang meriah menyambut kedatangan Ikhsan di kelas.
Mereka bertepuk tangan sekaligus menyoraki Ikhsan dengan penuh kegembiraan.
Tak hanya itu, terlihat sang guru sempat meraih Ikhsan untuk memberinya ucapan selamat datang dan kata-kata penyemangat.
Teman-teman sebangkunya pun ikut memberikan salamat kepada Ikhsan yang telah kembali bersekolah.
Dalam cuplikan video lainnya, teman-teman satu kelas perempuan meluapkan perasaannya atas kembalinya Ikhsan.
“Senang banget Ikhsan kembali sekolah,” ujar teman-teman Ikhsan. Mereka juga berterima kasih kepada semua pihak, termasuk warganet yang telah memberikan dukungan.
Baca juga: Viral Kisah Sri Apriliani di Sukabumi: Keluarga Klarifikasi Kondisi Rumah dan Status Sebatang Kara
Pesan Sambutan Teman Kelas Ikhsan
“Selamat datang kembali ke kelas Ikhsan. Pertama-tama kita semua ucapin terima kasih banyak kepada semua pihak yang membantu, terutama kepada Gubernur Jawa Barat dan Wakil Gubernur Jawa Barat, bapak dan wakil Bupati, Camat, Dinas Pendidikan, pihak sekolah dan teman-teman semua.”
“Jujur senang banget akhirnya bisa lihat Ikhsan duduk di kursi itu lagi. Kelasa berasa ada yang kurang selama kamu gak ada dan kehadiran kamu sekarang bikin suasana jadi lengkap lagi.”
“Jangan merasa terbebani buat langsung ngejar semuanya ya, pelan-pelan aja. Kita semua di sini siap bantu kalau kamu butuh bantuan.”
Tak sedikit warganet yang menilai peristiwa dan kisah Ikhsan tersebut sebagai contoh positif akan solidaritas teman-teman dan penggunaan media sosial.
“Jadi dari sini kita bisa lihat sisi positif penggunaan media sosial yang baik dan benar. Semangat terus, kalian semua keren.”
Kisah Ikhsan menjadi bukti bahwa kepedulian dan kekuatan media sosial dapat membawa perubahan nyata, hingga membuka kembali kesempatan pendidikan yang sempat terhenti.
Sosok Ikhsan
Diketahui Ikhsan siswa SMPN 1 Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, duduk dibangku VIII I/8i.
Diungkap oleh teman-temannya bahwa Ikhsan terpaksa putus sekolah demi membantu keluarga dan kini berjualan di Alun-alun Tanjungsari tepatnya di depan Kantor Damkar Sumedang.
Menurut teman-teman kelasnya, sosok Ikhsan dikenal sebagai siswa rajin.
Mereka terkejut saat mendapati kondisi Ikhsan terpaksa putus sekolah oleh orang tuanya demi membantu menghidupi keluarganya.