Penyebab Pria Meninggal di Jembatan Muara Kelayan Banjarmasin, Diduga Menderita Penyakit Jantung 
Irfani Rahman April 24, 2026 03:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Penyebab kematian pria tua yang ditemukan bersimbah darah di kawasan Muara Kelayan, Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Jumat (24/4/2026) pagi, mulai terungkap. 

Pria tersebut diketahui bernama lengkap Sarkawi atau akrab disapa Awi (67), seorang tukang urut keliling yang sering terlihat beraktivitas di Pasar Hanyar maupun sekitar Muara Kelayan.  

Jasad Awi telah berada di Kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan pemeriksaan. Pihak keluarga kemudian mengonfirmasi bahwa kematian Awi diduga akibat penyakit jantung yang sudah lama dideritanya.  

“Jadi halisnya katanya batuk terus mengeluarkan darah ke paru-paru. Jadi sidin itu mencoba mengeluarkan muntah yang mengganjal itu lalu muntah darah. Ujar sakit seperti ada jantungkah dan bengkak mukanya,” terang Muh Irfansyah, anak Awi.  

Irfansyah menambahkan, ayahnya memang berprofesi sebagai tukang urut keliling. 

Baca juga: Identitas Terungkap: Pria Tua Meninggal di Muara Kelayan Banjarmasin Seorang Tukang Urut Keliling  

Baca juga: BREAKING NEWS- Pria Tua Ditemukan Meninggal di Dekat Jembatan Kelayan Banjarmasin, Berlumur Darah

“Tukang urut, sidin biasa di Pasar Hanyar, biasa juga di Muara Kelayan istirahat. Makanya awal info telpon abah saya kejanggalannya dipukuli jar, karena melihat wajahnya memar kan. Ternyata setelah dibersihi ternyata bekas keluar darah di mulut. Sudah ada penyakitnya sudah lawas,” ungkapnya.  

Meski demikian, pihak keluarga mengaku tidak mengetahui secara detail riwayat penyakit yang diderita Awi. Mereka baru menyadari setelah hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya indikasi penyakit jantung yang memicu batuk darah.  

Setelah pemeriksaan selesai, jasad Awi dipersiapkan untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. 

“Handak dibawa ke Gambut di pemakaman Pematang. Sidin memang tertutup orangnya kalau masalah,” kata Irfansyah.  

Dengan terungkapnya identitas dan dugaan penyebab kematian, warga sekitar yang sempat menduga adanya tindak kekerasan kini mulai memahami kondisi sebenarnya. Luka memar di wajah Awi disebut akibat muntah darah, bukan karena perkelahian.  

Peristiwa ini sekaligus menutup spekulasi yang sempat berkembang di masyarakat.

(Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.