Teror Batu Hantam Bus Aremania di Tol Waru, Perjalanan demi Saksikan Persib Vs Arema Terganggu
Muhamad Syarif Abdussalam April 24, 2026 05:33 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satu unit bus yang membawa rombongan Aremania mengalami insiden pelemparan batu ketika melintas di ruas Tol Waru pada Kamis malam, 23 April 2026.

Perjalanan yang seharusnya berjalan lancar itu berubah tegang saat kendaraan tersebut diserang secara tiba-tiba di tengah perjalanan menuju Bandung.

Rombongan suporter Arema FC itu diketahui sedang dalam perjalanan untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangan mereka yang dijadwalkan bertanding melawan Persib Bandung pada Jumat, 24 April 2026.

Namun, insiden tersebut sempat memicu kehebohan, bahkan ramai diperbincangkan di media sosial.

Situasi di dalam bus sempat mencekam. Para penumpang terpaksa turun ke bahu jalan tol demi menyelamatkan diri setelah kaca kendaraan mengalami kerusakan akibat lemparan benda keras.

Tidak hanya bus yang ditumpangi Aremania yang terdampak. Sebuah bus penumpang umum dengan rute Surabaya–Jember juga turut menjadi sasaran aksi pelemparan tersebut.

Kedua kendaraan itu diserang dari arah atas jembatan penyeberangan yang berada di sekitar lokasi kejadian di Tol Waru.

"Kami dilempari batu dari atas. Kami yang ada di dalam kaget, karena kaca bus di bagian belakang pecah," kata Ambon, seorang Aremania kepada SuryaMalang.com melalui sambungan telepon pada Jumat (24/4/2026).

Menurut Ambon, benda yang dilemparkan tidak hanya batu. Ia menyebutkan adanya petasan serta pecahan botol bekas yang juga diarahkan ke bus yang mereka tumpangi.

Akibat serangan tersebut, kendaraan terpaksa berhenti di tepi jalan tol. Sejumlah Aremania kemudian turun untuk mencoba mengejar pelaku yang berada di atas jembatan.

Sementara itu, sebagian lainnya berupaya membersihkan pecahan kaca yang berserakan serta menutup jendela yang rusak menggunakan kain bendera Aremania.

"Kami yang di dalam langsung turun. Mengejar pelaku pelemparan itu, kami dilempari batu, petasan, botol bekas oleh mereka. Sementara kami gak bawa apa-apa, maju terus," ungkapnya.

"Mereka hanya berani melempar dari atas dan gak berani turun," tambah Ambon.

Ambon menduga, aksi penyerangan tersebut dilakukan oleh oknum suporter Persebaya Surabaya, Bonek.

Dugaan itu muncul mengingat rivalitas panjang antara kedua kelompok pendukung dalam kancah sepak bola nasional, serta lokasi kejadian yang berada tidak jauh dari wilayah Surabaya yang dikenal sebagai basis Bonek.

"Positif Bonek itu yang menyerang kami. Karena kami setelah masuk tol Waru, nah pas mau lewat bawah jembatan itu langsung diserang," bebernya.

Dampak dari kejadian itu cukup terasa. Bus yang ditumpangi Aremania mengalami kerusakan pada bagian jendela, sementara bus penumpang umum mengalami kerusakan pada kaca depan.

Beberapa anggota Aremania juga mengalami luka ringan akibat serpihan kaca yang pecah saat insiden berlangsung.

Meski sempat terganggu, rombongan Aremania tetap memutuskan melanjutkan perjalanan menuju Bandung setelah kondisi dinilai aman. Mereka tetap bertekad hadir untuk menyaksikan pertandingan Persib melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

"Rombongan kami ada lima bus tapi jarak kami agak jauh gak mepet," ungkap Ambon.

"Waktu kami diserang itu hanya menyisakan dua bus dari kami (Aremania) dan satu bus penumpang yang dibelakang kami," tandasnya.

DUKUNG PERSIB - Bobotoh Kampus Cirebon berangkat ke Bandung untuk mendukung Persib Bandung saat menghadapi Arema FC pada pekan ke-29 Liga 1 2025-2026, Jumat (24/4/2026).
DUKUNG PERSIB - Bobotoh Kampus Cirebon berangkat ke Bandung untuk mendukung Persib Bandung saat menghadapi Arema FC pada pekan ke-29 Liga 1 2025-2026, Jumat (24/4/2026). (Tribun Jabar/Eki Yulianto)

Mulai Berdatangan ke Bandung

Rombongan suporter Arema FC, Aremania, mulai berdatangan ke Bandung jelang laga kontra Persib Bandung, Jumat (24/4/2026). 

Dari berbagai media sosial sejak pukul 07.00 WIB, suasana di kawasan Stasiun Kiaracondong tampak ramai oleh kedatangan suporter yang menempuh perjalanan jauh menggunakan kereta api.

Kehadiran Aremania ini menjadi sorotan tersendiri, mengingat pertandingan antara Persib Bandung dan Arema FC yang akan digelar malam hari di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diprediksi berlangsung sengit. 

Pantauan Tribun Jabar pukul 11.00 WIB di Stasiun Kiara Condong, para Aremania telah meninggalkan stasiun dan memilih berjalan-jalan sekaligus mencari tempat beristirahat sebelum menonton pertandingan nanti malam.

Sementara itu ada juga yang beristirahat sejenak dan menikmati sarapan di warung nasi yang berada di sekitar stasiun.

Aremania asal Malang, Niko (19), mengaku telah menempuh perjalanan panjang demi mendukung tim kebanggaannya secara langsung di Bandung.

“Perjalanan di sini ya capek, tapi mau gimana lagi, demi dukung tim kebanggaan. Sekalian juga mau cari saudara sama Persib Bandung,” ujar Niko saat ditemui di sekitar Kiaracondong.

Niko bersama 7 orang temannya yang lain berangkat dari Malang pada Kamis sore sekitar pukul 17.00 WIB dan tiba di Bandung pada Jumat pagi pukul 07.00 WIB. 

Meski lelah, ini menjadi pengalaman pertamanya datang langsung ke Bandung.

“Baru pertama kali ke Bandung, senang saja bisa datang langsung, apalagi suasananya juga lagi bagus,” katanya.

Hal senada disampaikan Fabio (19), yang datang bersama rombongan Aremania lainnya. Ia mengaku perjalanan panjang tidak menyurutkan semangatnya untuk mendukung Arema FC.

“Senang bisa ke sini, bisa kenal-kenal juga. Berangkatnya bareng, ada yang naik bus, ada juga yang naik kereta,” ujarnya.

Sebelum menuju stadion, para Aremania berencana menghabiskan waktu dengan berkeliling Kota Bandung. Beberapa di antaranya bahkan sudah merencanakan kunjungan ke sejumlah titik wisata, seperti kawasan Jalan Asia Afrika.

Sementara itu, terkait pertandingan malam nanti, Fabio tetap optimistis Arema FC mampu membawa pulang hasil positif dari Bandung.

“Harapannya pasti ada, semoga bisa menang dan bawa tiga poin,” ujarnya.

Pertandingan antara Persib Bandung melawan Arema FC dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 April 2026 pukul 19.00 WIB di Stadion GBLA. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.