Investor Korea Selatan Sapa Warga Fakfak, Komitmen Investasi 15 Ribu Hektar Sawit
Hans Arnold Kapisa April 24, 2026 04:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Investor asal Korea Selatan, Mr. Kim Sung Hyun, menyampaikan komitmen untuk berinvestasi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dengan rencana pengembangan perkebunan kelapa sawit seluas hampir 16.000 hektar.

Pantauan TribunPapuaBarat.com, Jumat (24/4/2026), Mr. Kim menyapa masyarakat Fakfak secara virtual dalam Rapat Tim Teknis Pemeriksaan Dokumen Formulir Kerangka Acuan Rencana Kegiatan Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit.

“Halo semua, kami merasa sangat terhormat bisa mendapatkan kesempatan menyapa masyarakat dengan penuh kehangatan,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia menilai Kabupaten Fakfak sebagai daerah yang indah dan mempesona.

Baca juga: Fakfak Siapkan 16.000 Hektare Lahan di 2 Distrik untuk Investor Korea Garap Kebun Sawit

“Dalam kaitannya dengan investasi ini, kami berkomitmen mengikuti seluruh tahapan teknis dari pemerintah dengan baik,” tegasnya.

Sebagai penanggung jawab usaha, Mr. Kim mengaku  diterima dengan baik, dan menurutnya itu mencerminkan iklim investasi di Fakfak yang kondusif.

Dalam presentasi yang ditunjukkan kepada publik, PT STM Agro Industri merencanakan investasi perkebunan sawit di 9 kampung pada 2 distrik, yakni Distrik Bomberai dan Tomage.

Adapun luas lahan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) mencapai 15.960,532 hektar.

Investasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Fakfak, sehingga dapat menekan angka pengangguran.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.