Minim CCTV dan Minim, Polisi Hentikan Pencarian Perempuan Diduga Terjun ke Jurang Paledang Bogor
Vivi Febrianti April 24, 2026 05:05 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pencarian terhadap seorang perempuan tanpa identitas yang diduga terjun ke jurang di wilayah Paledang, Bogor Tengah, dihentikan sementara.

Peristiwa ini bermula pada Kamis (23/4/2026) malam.

Berdasarkan keterangan saksi, perempuan tersebut terlihat berjalan bersama seorang laki-laki yang diduga kekasihnya.

Keduanya sempat terlibat pertengkaran sebelum perempuan itu berlari ke arah jurang.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, mengatakan saksi tidak mengenali kedua orang tersebut. 

"Perempuan tersebut jalan kaki dengan seorang laki-laki diduga pacarnya namun saksi tidak kenal dengan mereka berdua. Lalu terlihat terjadi pertengkaran yang kemudian perempuan tersebut lari ke arah jurang," kata Waluyo saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (24/4/2026). 

Menindaklanjuti laporan itu, aparat kepolisian bersama tim gabungan dan warga setempat langsung melakukan pencarian ke area bawah jurang. 

Penyisiran dilakukan hingga Jumat (24/4/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, namun tidak membuahkan hasil.

"Namun perempuan tersebut tidak ditemukan dan pukul 02.00 WIB pencarian dihentikan," lanjut Waluyo.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Tim gabungan yang terdiri dari aparat kelurahan, BPBD, pemadam kebakaran, Tagana, hingga PMI kembali menyisir lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya korban.

Namun, hingga siang hari, upaya tersebut tetap tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban. 

Minimnya petunjuk di lokasi menjadi kendala utama, mulai dari tidak adanya rekaman CCTV yang mengarah ke jurang hingga nihilnya jejak fisik di tempat kejadian.

Babinsa Kelurahan Paledang, Serda Ilham, menjelaskan bahwa penghentian pencarian dilakukan sementara sambil menunggu informasi tambahan.

Baca juga: Seorang Perempuan Diduga Loncat di Paledang Bogor, Warga Lihat Korban Ribut dengan Pria

"Makanya diputuskan kalau pun nanti kami dapat informasi, takutnya ini warga kita sendiri, informasi kami akan berkoordinasi kembali pada tim," ujar Ilham saat ditemui Kompas.com di Paledang, Jumat.

Ia menambahkan, keputusan penghentian diambil setelah koordinasi dengan berbagai pihak di lapangan.

"Kalau pun dari hasil tim tadi bersama Pak Lurah dan pihak BPBD, Pemadam Kebakaran, Tagana, terus PMI itu memutuskan untuk break sejenak, menghentikan pencarian karena dari sekitar jalan tidak ada CCTV," lanjutnya.

Ilham menegaskan, kamera pengawas yang ada di sekitar lokasi tidak mengarah ke jurang.

"Tidak ada CCTV, CCTV semua di pinggir itu terarah ke parkiran mereka bukan ke arah jurang itu," katanya. 

Selain itu, tim juga tidak menemukan tanda-tanda kerusakan di sekitar lokasi, seperti patahan ranting yang biasanya menjadi indikasi seseorang jatuh ke jurang. 

Penyisiran bahkan telah diperluas dari wilayah Kebon Manggis hingga Mantarena, namun hasilnya tetap nihil.

"Nah, selama pencarian dari jejak, dari langkah, kami melihat dari tim-tim pun mengambil keputusan, kalau pun ini luka atau seperti apa, masih ada jejak," jelas Ilham.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, memastikan timnya telah melakukan penelusuran menyeluruh di area tersebut sebelum akhirnya kembali.

"Kalau tim kami iya sudah kembali, setelah tadi bareng-bareng nyisir, sekitar area itu," ujar Dimas saat dihubungi Kompas.com, Jumat. 

Hingga kini, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali apabila ditemukan informasi baru yang mengarah pada keberadaan perempuan tersebut.

Sumber: Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.