Siap Sambut Gelombang Jamaah Haji: Makkah Dipoles Total, dari Hotel hingga Bus Salawat 24 Jam
Sudirman April 24, 2026 05:08 PM

Laporan Hasim Arfah

Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKKAH — Menjelang pergerakan besar jemaah dari Madinah ke Makkah pada 1 Mei mendatang, Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh layanan utama mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga transportasi telah siap digunakan tanpa celah.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, mengungkapkan bahwa tim di lapangan bergerak cepat melakukan inspeksi menyeluruh. 

Hotel-hotel yang akan ditempati jemaah diperiksa detail, dari tempat tidur hingga fasilitas penunjang.

“Kami instruksikan seluruh kepala sektor untuk mengecek hotel—mulai dari kamar, kamar mandi, ruang makan, musala, hingga lobi. Semua harus siap sebelum jemaah datang,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Tak hanya tempat menginap, dapur-dapur penyedia konsumsi juga berada di bawah pengawasan ketat. 

Tim advance bahkan melakukan pengecekan setiap hari demi memastikan kualitas makanan tetap terjaga.

Menurut Ihsan, konsumsi menjadi elemen vital dalam menjaga stamina jamaah. 

Baca juga: Tantangan Jamaah Haji Indonesia di Arab Saudi, Suhu Panas hingga Gerak Cepat di Jalur Fast Track

Karena itu, skema tiga kali makan per hari disiapkan dengan standar gizi dan kebersihan yang ketat.

“Sejak tim advance tiba, kami rutin mengecek dapur-dapur di Makkah. Alhamdulillah, semuanya berjalan sesuai standar,” katanya.

Di sisi transportasi, layanan bus salawat menjadi andalan mobilitas jemaah. 

Armada ini akan beroperasi 24 jam penuh, mengantar jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya.

Setiap hotel telah dilengkapi halte khusus, baik berdiri sendiri maupun terintegrasi dengan beberapa hotel terdekat. 

Dari titik ini, jemaah akan diberangkatkan secara teratur menuju pusat ibadah.

Sementara untuk arus balik, sejumlah terminal utama seperti Syib Amir, Adziat, dan Jabal Ka’bah disiapkan sebagai titik distribusi jemaah menuju hotel masing-masing.

Di tengah kesiapan layanan di Makkah, operasional haji 1447 H/2026 M juga menunjukkan progres signifikan. 

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mencatat hingga hari keempat, sebanyak 40 kloter dengan 15.349 jemaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi.

Dari jumlah tersebut, 9.884 jemaah dalam 25 kloter telah tiba di Madinah.

“Kami memastikan seluruh proses berjalan lancar, dengan layanan yang terus dioptimalkan,” ujarnya.

Di sektor kesehatan, perhatian juga diperketat. Tercatat 93 jemaah menjalani rawat jalan, dua dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia, dan satu lainnya mendapat perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Kemenhaj menegaskan, setiap perkembangan di lapangan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat layanan.

“Aspek kesehatan menjadi perhatian serius kami, agar jemaah bisa beribadah dengan aman dan nyaman,” tambah Ichsan.

Dengan seluruh sistem yang kini dalam posisi siaga penuh, Makkah bersiap menyambut gelombang jemaah dengan layanan yang tak hanya lengkap, tetapi juga semakin terintegrasi dan profesional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.