TRIBUN-PAPUA.COM, SORONG - Polda Papua Barat Daya merilis identitas 7 terduga pelaku penyerangan di Pos Pantau Satgas Gobang VII Yon 9 Marinir di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Kamis (23/4/2026).
Peristiwa yang mengakibatkan dua prajurit gugur tersebut terjadi pada Minggu (22/3/2026), sekitar pukul 07.00 WIT.
Pelaksana tugas (Plt) Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Hengkelare mengatakan, terduga masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Penetapan DPO ini berdasarkan serangkaian pemeriksaan delapan saksi, antara lain dari TNI dan warga.
Baca juga: DPRK Jayawijaya Temukan Krisis Medis saat Kunker Puskesmas Usilimo
Selain analisis video-video yang beredar melalui pemeriksaan oleh digital forensik.
"Ahli digital forensi menyatakan wajah pelaku benar sesuai yang asli," ucap Jenny.
Mereka adalah Manfred Fatem, Anthon Fatem, Markus Faumar, Zamuel Assem, Markus Fatem, Donatus Aisnak, dan Yohanes Ky.
Menurut Jenny, tim gabungan dari Personel Satgas Damai Cartenz, TNI, dan Polda Papua Barat Daya masih memburu para terduga pelaku penyerangan.
Baca juga: Jefry Bisai Jawara Balap Motor Tempel HUT Polda di Pantai Nabire
Satu pelaku tewas dalam penyisiran
Seorang anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap IV Sorong Raya tewas ditembak di wilayah Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Papua Barat Daya.
Anggota Batalyon Buaya Kodap IV Sorong Raya bernama Alfons Sorry dilaporkan turut dalam penyerangan yang menewaskan dua prajurit TNI AL pada Minggu (22/3/2026).
Kapendam XVIII/Kasuari Letkol Inf J Daniel P Manalu mengatakan, Alfons Sorry ditembak personel TNI yang melaksanakan penyisiran usai gugurnya dua prajurit di Kampung Sori.
Baca juga: KNPB Tuntut Penghentian Operasi Militer Demi Keselamatan Warga Sipil
"Kalau ada yang bilang jenazah Alfons Sorry masih ditahan TNI, itu tidak benar. Untuk apa kami menahan mayatnya," katanya.
Terpisah, Anggota TPNPB Kodap IV Sorong Raya Zakarias Fatem mengiyakan tertembaknya Alfons Sorry yang menjabat Wakil Komandan Operasi Batalyon Buaya.
"Dia (Alfons) ikut dalam kontak tembak melawan delapan prajurit TNI AL di Kampung Sori, Maybrat," ujarnya.(*)