Sehari Bersama Bupati dan Wabup Bondowoso, Sapa Warga di Pelosok Biser Wringin
Haorrahman April 24, 2026 06:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid bersama Wabup As'ad Yahya Syafi'i menyapa warga di pelosok Kecamatan Wringin, Jum'at (24/4/2026).

Melintasi jalanan berbatu menuju Dusun Biser, Desa Gubrih, dan Desa Banyuwulu. Tim rombongan Bupati dan Wabup melintasi jalanan berbatu hingga puluhan kilometer.

Tak hanya datang, pimpinan daerah Bondowoso ini juga mendekatkan layanan. Mulai dari periksa kesehatan gratis, menyapa pelajar dipelosok sembari melihat pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: Gerai dan Truk Koperasi Merah Putih Bondowoso Diserahkan Bertahap, Operasional Tunggu Juknis

Layanan suntik gratis untuk hewan ternak, layanan pertanian, pembagian bantuan bahan pangan bersama Bulog, penanaman jagung bersama warga, serta meninjau sekolah di kawasan pelosok.

Bupati dan Wabup duduk bersama masyarakat setelah salat Jum'at bersama. Mendengarkan keluhan warga.

Menurut Ripa (40) warga Dusun Biser, kedatangan pimpinan daerah ini menjadi tempat curhat langsung yang ditunggu-tunggu. Karena itulah, di momen ini warga kompak minta pusat layanan kesehatan dan perbaikan jalan.

Baca juga: 41 Truk Didistribusikan untuk Koperasi Merah Putih di Bondowoso

"Kalau warga Biser saya minta kesehatan, bidan itu sama jalan dah," jelasnya.

Ia menerangakan selama ini warga di dusunnya selalu harus menempuh jalan yang jauh jika hendak menuju ke Layanan Kesehatan terdekat. Bahkan, jika berkendara ojek ke sana mereka harus mengeluarkan anggaran hingga Rp100 ribu. Belum lagi jika hujan, jalanan becek dan licin.

Kepala Desa Gubrih, Dolbari, mengatakan, sangat berbangga hati atas kedatangan pimpinan daerah ke wilayahnya. Namun pihaknya memerlukan dukungan kebutuhan dasar pendidikan dan kesehatan.

Bahkan, warga berharap adanya bidan yang bersedia ditempatkan di Dusun Biser. Karena untuk mengakses layanan kesehatan warga harus melintas sekitar 7 KM. Pernah kejadian warga nyaris melahirkan di jalan menuju Pustu di Dusun Krajan.

"Kami ingin memiliki bidan yang berkenan mau ditempatkan di dusun Biser," ujarnya.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, mengatakan kegiatan ke pelosok ini untuk mengetahui realitas masyarakat langsung. Mengenai permasalahan di masyarakat sehingga bisa dilakukan penanganan yang bisa  langsung, dan apa yang bisa dikoordinasikan dan direncanakan sesuai dengan kemampuan daerah.

Baca juga: Ratusan Ahli Waris Guru Ngaji Tak Bisa Klaim BPJS Guru Ngaji Bondowoso

Karena itulah, selain menyerahkan bantuan pangan dan melakukan pelayanan terpadu, kepada masyarakat. Pihaknya juga melakukan dialog dengan warga.

"Ya insya Allah nanti akan kita jadwalkan di beberapa tempat," ujarnya.

Berkaitan dengan permintaan bidan desa, kata Bupati Hamid  sudah diusahakan oleh Dinas Kesehatan bersama Kepala Puskesmas.

"Karena kondisi geografis yang seperti ini, masyarakat meminta khusus yang disini, yang di dusun ini, ada bidan tambahan," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, M Jasin, menerangkan untuk lokasi dan pembangunan Pustu telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Desa.

"Sudah ada titik yang disebut tadi, dari kita nanti mensupport dari peralatannya, dan tenaga," tambahnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.