TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, SEKADAU - Gelak tawa dan antusias siswa-siswi SDN 47 Penanjung mewarnai kegiatan Polisi Sahabat Anak yang digelar Satlantas Polres Sekadau, Jumat 24 April 2026.
Kehadiran anggota polisi yang mengenakan kostum badut polisi menjadi pusat perhatian, membuat suasana belajar tertib berlalu lintas terasa lebih menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Sejak pagi, para murid tampak bersemangat mengikuti kegiatan edukatif yang dipandu Ps. Kanit Kamsel Satlantas Polres Sekadau, AIPDA Yuni Iswandi.
Tidak hanya belajar mengenal rambu-rambu lalu lintas, mereka juga diajarkan cara menyeberang jalan yang aman serta pentingnya menggunakan helm saat berkendara.
AIPDA Yuni mengatakan, pendekatan yang ramah dan interaktif menjadi cara efektif untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.
“Anak-anak lebih mudah menerima pesan jika disampaikan dengan cara yang menyenangkan. Melalui anggota yang mengenakan kostum badut polisi ini, kami ingin menghadirkan suasana belajar yang dekat dengan mereka, sehingga edukasi keselamatan berlalu lintas bisa lebih dipahami,” ujar AIPDA Yuni.
Baca juga: Satlantas Polres Kubu Raya Tanam Disiplin Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Selain materi lalu lintas, AIPDA Yuni juga memberikan edukasi tentang pencegahan bullying di lingkungan sekolah.
Para siswa diajak untuk saling menghargai, tidak melakukan perundungan baik secara fisik maupun verbal, serta berani melapor kepada guru atau orang tua jika melihat atau mengalami tindakan bullying.
Menurut AIPDA Yuni, kehadiran badut polisi bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan anak-anak sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting secara lebih efektif.
“Pesan keselamatan dan anti bullying akan lebih mudah dipahami ketika anak-anak merasa senang dan nyaman. Ini juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir lebih dekat dengan dunia anak,” lanjutnya.
Kegiatan semakin meriah dengan permainan edukatif dan sesi tanya jawab interaktif.
Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan tampak bangga, sementara suasana sekolah dipenuhi semangat belajar dan keceriaan.
“Kami dari Satlantas Polres Sekadau berharap anak-anak tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, peduli terhadap sesama, dan berani berkata tidak terhadap bullying,” pungkas AIPDA Yuni.