Nasib 14 Remaja Korban TPPO di Muba Sumsel, Segera Diberangkatkan ke Palembang
Refly Permana April 24, 2026 08:27 PM


SRIPOKU.COM, SEKAYU - 14 orang remaja yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) akhirnya dipulangkan ke kampung halaman setelah menjalani proses penanganan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala UPTD PPA Muba, Halimah SH, mengatakan proses pemulangan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi dengan mengantarkan para korban ke Kementerian Sosial di Palembang.

"Alhamdulillah, anak-anak sudah kami serahkan ke pihak Kemensos di Palembang dalam kondisi selamat. Mereka akan segera dipulangkan menuju daerah asal masing-masing," kata Halimah, Jumat, 14 April 2026.

Lanjutnya, para korban diberangkatkan dari Muba Kamis, 23 April 2026, pada sore hari dan didampingi oleh Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA), serta Unit PPA Polres Muba.

Baca juga: Dilarang Pulang, Belasan Remaja Asal Jabar Korban TPPO di Muba Berhasil Diselamatkan

Proses serah terima dilakukan di mess perwakilan Muba dengan pihak Kemensos, yang turut dihadiri perwakilan UPTD PPA Provinsi Sumatera Selatan.

"Setelah serah terima, para korban kemudian dibawa ke Sentra Budi Perkasa Km 5 Palembang untuk penanganan lanjutan sebelum dipulangkan ke daerah asal," ungkapnya.

Total korban yang diberangkatkan berjumlah 15 orang.

Namun, satu orang masih menjalani pemeriksaan dan untuk sementara kembali ke mes Polwan di Sekayu sehingga saat ini sebanyak 14 orang berada di Sentra untuk proses lanjutan.

"Satu orang masih berada di Sekayu untuk dilakukan pemeriksaan, setelah selesai SAF akan berangkat juga," jelasnya.

Sebelumnya, kasus ini terungkap setelah salah satu korban berinisial SAF (15) menghubungi orangtuanya di Bandung dan menceritakan kondisi yang dialaminya di Sungai Lilin.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti hingga akhirnya belasan remaja berhasil diamankan dari lokasi berbeda.

Baca juga: TANGIS Rizki Kiper Muda Diduga Korban TPPO di Kamboja Kembali ke Pelukan Orangtua, Dititip di Dinsos

Selama berada di Muba, para korban mendapatkan pendampingan, perlindungan, serta pemenuhan kebutuhan dasar dari Dinas Sosial dan DPPA sebelum akhirnya dipulangkan.

"Pemkab Muba mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus perekrutan kerja yang tidak jelas dan segera melapor jika menemukan indikasi TPPO," imbaunya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.