Ini Alasan BPJS Kesehatan Tunjuk Raffi Ahmad Jadi Duta, Dianggap Teladan dan Berpengaruh Luas
Rita Lismini April 24, 2026 07:54 PM

TIBUNBENGKULU.COM - Raffi Ahmad baru-baru ini terpilih sebagai duta BPJS Kesehatan. 

Hal ini sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Ada yang bertanya soal pernah atau tidaknya Raffi menggunakan BPJS Kesehatan untuk berobat hingga alasan pemilihannya.

Raffi Ahmad resmi ditunjuk sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan pada Kamis (23/4/2026) dalam sebuah acara yang digelar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengungkapkan, publik figur Raffi Ahmad didapuk menjadi Duta Kehormatan BPJS Kesehatan karena punya kepedulian sosial yang tinggi dan dapat menjadi teladan.

Pujo menyebutkan, Raffi telah menunjukkan keteladanan sebagai publik figur karena mendaftarkan para pekerja atau karyawan beserta anggota keluarganya sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Baca juga: Gandeng PT KAI dan Kodim, Dinas SDABMBK Medan Matangkan Rencana JPO Jalan Adi Sucipto

"Kepeduliannya mendaftarkan pekerja beserta anggota keluarganya sebagai peserta Program JKN menunjukkan bahwa perlindungan kesehatan bagi pekerja adalah tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari lingkungan usaha masing-masing," kata Pujo, dikutip dari keterangan pers, Jumat (24/4/2026).

Menurut Pujo, hal itu mencerminkan kepatuhan Raffi terhadap regulasi sekaligus komitmennya dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi pekerja di bidang seni.

"Raffi Ahmad tidak hanya memiliki pengaruh besar di ruang publik, tetapi juga memberi teladan melalui tindakan nyata," tutur dia.

Peran ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diharapkan mampu memberikan pengaruh nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan kesehatan.

Pujo mengungkapkan bahwa pemilihan Raffi didasarkan pada jangkauan pengaruhnya yang luas, terutama di kalangan generasi muda.

Ia menilai, figur Raffi bisa menjadi penghubung yang efektif dalam menyampaikan informasi terkait kesehatan kepada masyarakat.

Ke depan, Raffi Ahmad akan berperan aktif dalam mengedukasi publik mengenai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar lebih mudah dipahami dan diterima.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga mulai mengutamakan pencegahan penyakit.

Melalui pendekatan promotif dan preventif, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan bisa meningkat sejak dini.

“Kriteria duta adalah mereka yang menjadi panutan, memiliki komitmen, dan ingin membantu menyukseskan program-program BPJS Kesehatan. Salah satunya adalah Bapak Raffi Ahmad,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemilihan Raffi bukan tanpa pertimbangan matang, melainkan berdasarkan nilai dan pengaruh yang dimilikinya.

Baca juga: LBH Medan Tanggapi Penindakan Begal oleh POMAL Belawan: Niat Baik, Tapi Semestinya Wewenang Polri

Dokter Pujo juga berharap kehadiran Raffi sebagai duta dapat memperluas jangkauan kampanye kesehatan hingga ke berbagai lapisan masyarakat.
 
Terutama bagi anak muda yang selama ini cenderung kurang memperhatikan aspek kesehatan sebelum mengalami sakit.

Di sisi lain, Raffi Ahmad menyadari bahwa peran ini membawa tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Ia pun diharapkan mampu menjadi contoh nyata dalam menerapkan gaya hidup sehat di kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Anggarkan Kursi Pijat Rp 125 Juta, Rudy Masud Curhat Nyetir Sendiri Sampai Pegawai Kasihan

Ditambahkan Raffi Ahmad gaya hidup sehat harus dimulai sejak dini.

Pesan tersebut menjadi penegasan penting bahwa menjaga kesehatan bukanlah sesuatu yang bisa ditunda.

Anak muda tidak boleh menunggu sakit terlebih dahulu baru peduli pada kesehatan.

Dengan keterlibatan figur publik seperti Raffi, kampanye kesehatan diharapkan menjadi lebih dekat, relevan, dan mudah diterima masyarakat.

Langkah sederhana yang bisa dimulai adalah menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan memiliki pikiran positif dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.

"Jangan nunggu sakit dulu baru mau sehat, dan juga semangat gotong royong JKN iniharus terus digaungkan,” ujar Raffi sambil bersemangat.

Raffi yang dikenal aktif berolahraga, khususnya lari, dan telah mengikuti berbagai ajang marathon internasional. 

Pengalamannya ini menjadi bukti meski sibuk ia tetap menjaga kebugaran.

"Saya justru ingin menunjukkan sama anak-anak muda. Saya sudah five star maraton," ungkap dia.

Menurut Raffi, ada pesan yang ingin disampaikannya dalam peran barunya di BPJS Kesehatan bahwa investasi jangka panjang yang harus dijaga sejak muda.

Dari banyak pengalaman orang disekitarnya, Raffi menekankan bahwa program JKN memiliki banyak manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. 

“Banyak teman-teman pekerja seni, saya ingin berterima kasih sekali kepada BPJS Kesehatan. Teman-teman pekerja seni, kru film, artis-artis film, bukan hanya pembuat film saja, tapi juga dari berbagai latar belakang lainnya. Banyak sekali yang sudah tertolong oleh BPJS Kesehatan,” pungkasnya

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.