Alasan Presiden Prabowo Ingin Tambah Jumlah Konser K-Pop di Indonesia
Muhammad Ridho April 24, 2026 08:21 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kabar gembira datang untuk para penggemar K-Pop di Indonesia. 

Presiden Prabowo Subianto disebut tengah menyiapkan penambahan kuota konser KPop di Tanah Air.

Ya, Pemerintah Indonesia berencana memperluas ruang pertunjukan musik internasional, termasuk konser K-Pop, menyusul hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan kerja sama budaya dan ekonomi kreatif antarnegara.

Informasi tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2026).

“Bapak Presiden berencana untuk meningkatkan jumlah konser bagi para pecinta K-Pop,” ujar Sugiono, Menteri Luar Negeri, dikutip dari Tribunnews.com.

Menlu Sugiono menyampaikan, peningkatan kuota konser menjadi salah satu tindak lanjut dari tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap industri hiburan Korea.

Pemerintah ingin menghadirkan manfaat konkret dari diplomasi, terutama bagi generasi muda.

Menlu Sugiono mengungkapkan bahwa dalam dialog kenegaraan di Korea Selatan, Presiden Prabowo menaruh perhatian pada besarnya minat masyarakat Indonesia terhadap industri musik Korea.

Karena itu, pemerintah berencana memfasilitasi lebih banyak ruang bagi penyelenggaraan konser di tanah air sebagai bagian dari hasil konkret diplomasi.

"Dan kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan kepada, ini khusus untuk penggemar K-Pop, Bapak Presiden berencana untuk meningkatkan jumlah konser bagi para pecinta K-Pop," ujar Sugiono.

Pemerintah pun ingin memastikan hubungan bilateral tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi besar. Namun juga memberikan manfaat nyata bagi generasi muda.

Tak hanya soal konser, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan juga menghasilkan komitmen dagang besar.

Nilainya mencapai 10 miliar dolar AS dari kerja sama dengan Korea Selatan.

Talenta Indonesia Jadi Personel Idol Kpop

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono mengakui adanya perkembangan menarik di mana talenta asal Indonesia kini mulai menembus pasar musik Korea Selatan sebagai personel grup idola.

Hal ini menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam memperkuat kerja sama di sektor industri hiburan dan pertukaran kapasitas manusia.

"Karena ternyata ada juga, saya juga baru tahu Pak KSP, personel dari grup-grup di sana itu juga ada orang Indonesia yang menjadi personelnya. Forgive my ignorance," tambahnya.

Menlu Sugiono mengatakan bahwa kunjungan kenegaraan ke berbagai mitra strategis, termasuk Jepang dan Korea Selatan, tidak hanya berfokus pada investasi alat berat atau energi.

Ia mengatakan pemerintah ingin memastikan setiap hubungan bilateral menghasilkan manfaat yang bisa dinikmati langsung oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.

"Tapi tentu saja sekali lagi, kunjungan ini adalah merupakan suatu kunjungan di mana kita ingin menghasilkan sesuatu yang sifatnya dirasakan langsung oleh rakyat Indonesia dari hubungan kita dengan berbagai negara di dunia," tegas Sugiono.

Baca juga: Lagi-lagi Bikin Heboh, Raffi Ahmad Kembali Undang Idol Kpop ke Andara, Kini Giliran Eric Nam

Selain rencana penambahan kuota konser, kunjungan Presiden Prabowo ke Korea Selatan juga menghasilkan komitmen dagang senilai 10 miliar US Dollar.

( Tribunpekanbaru.com / Tribunnews )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.