Junianto Tak Sabar Saksikan PSIS Semarang Vs Kendal Tornado FC, Sama-sama Bidik 3 Poin
deni setiawan April 24, 2026 11:11 PM

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Owner Kendal Tornado FC, Junianto cukup antuasias jelang duel seru antara tim Laskar Badai Pantura melawan PSIS Semarang pada laga lanjutan Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri, Sabtu (25/4/2026) malam.

Dirinya berharap laga dua tim bertetangga itu menjadi tontonan yang menarik di lapangan.

“Harapan saya tentu pertandingan itu bisa menjadi hiburan dan tontonan yang menarik, baik yang menyaksikan langsung maupun dari televisi,” ungkap dia kepada Tribunjateng.com, Jumat (24/4/2026).

Baca juga: Hadapi PSIS, Kendal Tornado FC Jaga Kans Promosi ke Superleague

Menurutnya, kedua tim memiliki potensi untuk menampilkan permainan yang menarik dan atraktif. 

Apalagi kedua tim memiliki misi masing-masing di laga yang dijadwalkan digelar pada pukul 19.00 itu.

PSIS wajib mendapatkan kemenangan untuk menghindar dari kejaran Persiba Balikpapan di zona play off degradasi.

Sementara Kendal Tornado FC memburu poin penuh untuk terus menjaga asa promosi ke Liga 1 musim depan.

“Dua tim ini punya karakter dan potensi untuk terus berkembang."

"Intinya kami ingin ikut membangun sepak bola Jawa Tengah khususnya dan Indonesia pada umumnya agar semakin maju dan berprestasi,” tegas dia.

Ingin Teruskan Tren Positif

Sementara itu, Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keltjes menyadari laga tidak akan berjalan mudah sebab tuan rumah memasang target menang sebagai harga mati dalam laga ini.

Stefan menyebut, timnya datang dengan motivasi tinggi meneruskan tren positif dengan dua kemenangan beruntun saat melawan Persiba Balikpapan dan Deltras FC.

"Dari kami persiapan menurut saya cukup cukup bagus. Kami punya dua hasil positif di laga home dan away lawan Persiba dan lawan Deltras."

"Jadi harapan kami, anak-anak juga bisa meneruskan tren positif untuk bisa meraih hasil yang bagus juga untuk ambil tiga poin," kata Stefan.

Bagi tim Laskar Badai Pantura, kemenangan atas PSIS akan menjaga peluang mereka untuk tetap bersaing di papan atas memperebutkan peluang lolos ke kompetisi Superleague musim depan.

Saat ini Kendal Tornado FC yang menempati urutan empat klasemen sementara, bersaing dengan tiga tim teratas yakni PSS Sleman, Persipura Jayapura, dan Barito Putera.

Bicara peluang, kans paling realistis tim yang dimiliki pengusaha rumah sakit swasta itu yakni menempati urutan kedua klasemen akhir atau zona play off promosi.

Namun, persaingan di papan atas yang begitu ketat membuat Kendal Tornado FC juga harus melihat hasil akhir tim lawan.

Satu di antaranya Persipura Jayapura yang diprediksi bakal menang mudah atas tim papan bawah Persipal Palu yang sudah dipastikan degradasi.

"Untuk peluang naik ke play off, minimal kami play off itu memang peluangnya paling kecil dari tim-tim papan tas lain."

"Kendal Tornado poin maksimalnya 53, yang lainnya di atas itu. Jadi kami realistis lah," kata Stefan.

"Andaikan kami enggak bisa play off tapi kami mau ada di peringkat yang terhormat. Kami peringkat di peringkat 3, peringkat 4."

"Itu harapan kami. Kalau misalnya Persipura, Barito Putera, PSS Sleman tergelincir, itu Tuhan yang tahu. Yang penting kami selesaikan tugas saja," jelasnya.

Stefan menegaskan, yang terpenting, timnya tetap fokus meraih kemenanagan atas PSIS.

"Walaupun kami respect sama PSIS tapi kami percaya sama kemampuan anak buah kami. Jadi untuk klasemen itu saya enggak terlalu pikirin lagi."

"Pokoknya kami maunya setiap pertandingan ambil ambil poin," kata dia.

20260424 _ Latihan Tim Kendal Tornado FC
LATIHAN TIM - Sesi latihan tim Kendal Tornado FC sehari jelang laga melawan PSIS Semarang, Jumat (24/4/2026). Kendal Tornado berambisi akan melanjutkan tren positif dengan membidik tiga poin pada laga tersebut.

Baca juga: Berlaku Mulai Hari Ini di Jateng, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Asli

Sementara itu, pemain bertahan Kendal Tornado, Bayu Fiqri menyebut, dia dan rekan setimnya siap menatap laga kontra PSIS.

"Yang pertama saya respect sama PSIS, mereka tim bagus, tapi kami akan fight dan dengan kemampuan terbaik," kata mantan pemain PSIS itu.

Misi Penyelamatan

Di sisi lain, PSIS Semarang membidik kemenangan sebagai harga mati saat menjamu Kendal Tornado FC dalam laga lanjutan Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 pekan ke-26 ini.

Jika PSIS mampu memang atas Kendal Tornado FC, sementara hasil pesaingnya di papan bawah yaitu Persiba Balikpapan kalah ataupun imbang dari PSS Sleman, dapat dipastikan skuad Mahesa Jenar aman dari zona play off degradasi.

PSIS Semarang saat ini ada di posisi delapan klasemen dengan 20 poin, sementara Persiba Balikpapan di urutan sembilan dengan koleksi 18 poin.

Adapun kompetisi musim ini tinggal menyisakan dua laga.

Bagi PSIS, selain menghadapi Kendal Tornado FC, pada partai terakhir akan bertandang ke markas PSS Sleman di pekan ke-27.

Menghadapi Kendal Tornado FC, manajemen PSIS juga mencoba berbenah dengan mendatangkan pelatih berpengalaman Kas Hartadi.

Di tangan mantan pelatih Sriwijaya FC itu diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi PSIS.

"Saya datang ke PSIS secara mendadak. Jadi waktu persiapan sangat singkat, hanya dua hari termasuk hari ini."

"Namun kami berusaha bekerja keras agar pada pertandingan itu bisa mendapatkan hasil maksimal," kata Kas Hartadi.

Kas Hartadi menyadari dia didatangkan untuk misi penyelamatan PSIS menghindar dari zona play off degradasi.

"Untuk peluang keluar dari zona play off degradasi, tentu masih ada, baik untuk PSIS maupun tim lain."

"Tapi fokus saya saat ini hanya bagaimana PSIS Semarang bisa memenangkan pertandingan melawan Kendal Tornado FC."

"Untuk laga berikutnya, akan kami pikirkan setelahnya. Yang terpenting saat ini adalah meraih kemenangan," urainya.

Laga Kandang Terakhir

Baca juga: "Ini Tantangan Kedua" Respons Kas Hartadi saat Didatangkan PSIS di Dua Laga Terakhir

Senada dengan Kas Hartadi, kapten tim Otavio Dutra menegaskan tidak ada pilihan lain selain memenangkan laga Vs Kendal Tornado FC.

Dia menyebut, dalam partai krusial ini dia dan rekan setimnya sudah memahami apa yang diintruksikan pelatih baru.

"Beliau datang secara mendadak, tetapi dalam dua hari ini kami sudah memahami apa yang diinginkan. Kami juga memaksimalkan latihan," kata Dutra.

"Kami tidak punya pilihan lain selain bermain maksimal untuk meraih kemenangan di kandang."

"Ini adalah pertandingan kandang terakhir, melawan tim yang juga punya kualitas. Namun kami juga memiliki kualitas dan bermain di hadapan suporter sendiri."

"Kami berharap dukungan penuh dari penonton sejak awal hingga akhir pertandingan, karena itu sangat kami butuhkan," tegas Dutra.

Dalam laga ini, Dutra menjadi pilihan utama tim setelah sebelumnya absen karena akumulasi kartu.

Amunisi lain yang sudah bisa dipastikan tampil adalah striker Rafinha yang juga absen pada laga sebelumnya.

PSIS kemungkinan tak diperkuat kiper Mariyo Londok yang tak hadir dalam latihan beberapa hari terakhir.

Adapun jika Kendal Tornado FC tampil dengan skuad terbaiknya, maka tim Mahesa Jenar perlu mewaspadai ujung tombak Kendal Tornado FC, Patrick Cruz yang tampil on fire di beberapa laga terakhir tim Laskar Badai Pantura.

Menanggapi hal ini, Dutra mengatakan tak gentar mengawasi pergerakan Patrick nantinya.

"Saya sudah pernah menghadapi Patrick Cruz sebelumnya. Dia pemain yang berbahaya."

"Namun pertandingan itu akan berbeda karena kami memiliki pelatih dan strategi baru," jelasnya.

Menurut dia, timnya harus bekerja sama sebagai tim untuk mengantisipasi pergerakan para pemain Kendal Tornado FC.

"Bukan hanya dia (Patrick-red), tetapi juga pemain lain. Mereka punya lini depan yang berbahaya."

"Jadi saya tidak bisa bekerja sendiri, harus ada dukungan dari semua pemain, baik lini belakang, tengah, maupun depan," tandasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.