Pengakuan Ibu Murhani Masak Mi Pakai Panci Listrik di Kereta Api, Minta Maaf usai Dipergoki KAI
Ignatia Andra April 24, 2026 11:33 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Sungguh tak disangka-sangka kelakuan seorang emak-emak viral di sebuah gerbong kereta api.

Belakangan ini, seorang emak-emak viral di media sosial karena masak mi menggunakan kompor listrik di dalam kereta api.

Bahkan wanita itu dengan santainya masak mi bahkan menambahkan telur dan saos sambal.

Setelah viral dan mendapat sorotan, wanita ini mengaku tidak tahu soal aturan colokan.

Ia mengaku tidak tahu kalau ada aturan yang melarang menggunakan kompor listrik di dalam kereta api.

Kronologi

Video itu diunggah oleh di akun Threads @purbamurhani.

Pada video itu ia tampak sedang menuangkan saos ke dalam panci listri berisi mi yang baru matang.

"Masak mi di kereta api," ucap Murhani.

Ia juga memperlihatkan colokan dari panci listrik.

Sosok wanita itu ternyata bernama Muhrani Purba.

"Masih di Stasiun Tegal Guys masih panjang perjalanan, nikmati aja perjalanan dengan rebus soto medan

sederhana tapi nikmat," tulis Murhani.

Dipergoki dan diterug PT KAI

Video itu pun viral di media sosial bahkan sampai ditanggapi oleh akun Threads @kai122_.

Murhani juga pamer hujatan karena dianggap membahayakan penumpang lainnya.

"Selamat sore Kak Murhani. 

Mohon maaf kak. Dalam perjalanan naik KA antarkota, penumpang tidak diperkenankan menggunakan outlet listrik di rangkaian KA untuk memasak.

Mohon kerja samanya untuk menjaga untuk turut menjaga keselamatan dan keamanan bersama," tulis akun KAI.

Pemilik akun @labulabubulabu menjelaskan bahwa apa yang dilakukan Murhani itu membahayakan perjalanan.

"IBUUUUUUK

ada colokan disitu bukan untuk masak mieee ibuuuuu, bukan untuk panci listrik ibuuuuu

Tapi untuk hp, laptop

Kalo dipake panci listrik gitu trus ampe ngejepret ampe konslet ibu bisa kesetrum ibuuuuu, perjalanan orang orang jadi terganggung ibuuuu Jangan egois ibuuuuuu," tulisnya.

Minta maaf

Karena ramai dibuli oleh netizen, Muhrani pun akhirnya meminta maaf.

Ia mengaku tak tahu kalau tindakannya itu ternyata tidak diperbolehkan.

"Halo semuanya,

Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas video yang sedang beredar.

Saya menyadari bahwa tindakan memasak mie di dalam kereta api adalah hal yang tidak diperbolehkan.

Saat kejadian, saya memang belum mengetahui adanya aturan tersebut, dan itu menjadi kekeliruan dari saya.

Tidak ada niat untuk melanggar aturan atau mengabaikan kenyamanan serta keselamatan penumpang lain.

Namun, saya memahami bahwa apa yang saya lakukan tetap tidak benar," tulisnya.

Ia mengaku kalau kejadian ini jadi pelajaran yang sangat penting untuk dirinya.

"Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi saya untuk lebih memahami dan menaati peraturan di ruang publik ke depannya.

Saya dengan tulus meminta maaf kepada semua pihak yang merasa tidak nyaman, termasuk pihak terkait.

Terima kasih atas pengertiannya," tulisnya lagi.

Aturan jelas

Aturan di kereta api yang membatasi penggunaan colokan listrik hanya untuk mengisi daya perangkat elektronik seperti ponsel atau laptop umumnya dipicu oleh pertimbangan keselamatan dan kestabilan sistem kelistrikan di dalam rangkaian kereta.

Misalnya yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia.

Daya listrik yang tersedia di setiap gerbong dirancang dengan kapasitas terbatas dan diperuntukkan bagi kebutuhan ringan berdaya kecil; jika penumpang menggunakan perangkat berdaya besar seperti rice cooker, pemanas air, atau alat elektronik rumah tangga lainnya.

Hal itu dapat menyebabkan kelebihan beban listrik (overload), memicu korsleting, bahkan meningkatkan risiko kebakaran di ruang tertutup yang penuh penumpang.

Selain itu, penggunaan alat non-standar juga bisa mengganggu distribusi listrik ke sistem penting lain di kereta, seperti pencahayaan, pendingin udara, dan sistem keselamatan.

Oleh karena itu, pembatasan ini dibuat untuk menjaga keamanan bersama, memastikan kenyamanan seluruh penumpang, serta mencegah gangguan operasional selama perjalanan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.