BOLASPORT.COM - Pep Guardiola dilaporkan membuka peluang untuk melatih Timnas Italia. Namun, Gli Azzurri diyakini memiliki satu masalah serius untuk merekrutnya.
Sosok yang penerus Gennaro Gattuso di kursi pelatih Italia masih menjadi bahasan hangat.
Deretan nama-nama papan atas berjejal masuk dalam daftar guna menjadi nakhoda bagi Gli Azzurri.
Kepergian Gattuso yang gagal mengantarkan Gianluigi Donnarumma dkk. ke Piala Dunia 2026 membuat lubang besar di pos kepelatihan.
Saat ini Silvio Baldini ditunjuk sebagai pelatih interim yang bakal memimpin Timnas Italia pada sederet laga persahabatan pada musim panas tahun ini.
Untuk calon pelatih baru, nama-nama seperti pelatih lokal dari Negeri Piza berada dalam deretan pertama.
Sebut saja Massimiliano Allegri, Roberto Mancini, hingga Antonio Conte.
Di luar ketiganya, pelatih asing, yakni juru taktik Man City, Pep Guardiola, namanya turut dicatut.
Menariknya, laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa Guardiola memberi lampu hijau terkait melakoni peran sebagai pelatih Timnas Italia.
Juru taktik asal Spanyol itu memang masih terikat kontrak setahun di Etihad Stadium.
Hanya saja masa depannya bersama The Citizens menjadi abu-abu menjelang berakhirnya musim 2025-2026.
Laporan dari sumber yang sama menyebutkan bahwa jika Guardiola hengkang dari City, maka ia tidak akan menerima tawaran membesut klub lain.
Bekas pelatih Barcelona itu diyakini bakal melakoni break career.
Meski demikian, situasi itu tidak serta merta membuat Pep Guardiola akan cuti panjang jika pekerjaan sebagai pelatih tim nasional datang.
Guardiola sendiri telah membangun ikatan yang kuat dengan Italia di masa lalu.
Dirinya pernah tercatat berseragam sebagai AS Roma dan Brescia saat masih aktif sebagai pemain.
Tak pelak jika Guardiola terbuka untuk mempertimbangkan tawaran menjadi pelatih Gli Azzurri.
Hanya saja penunjukkan pelatih berkepala plontos itu juga menghadirkan masalah tersendiri bagi PSSI-nya Italia, FIGC.
FIGC, yang ditinggal Gabriele Gravina pasca-mundur dari jabatannya akibat kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026, bakal mengalami masalah dalam hal penggajian Guardiola.
Itu karena bayaran dari Guardiola yang angkanya menyentuh 14 juta euro plus bonus per musimnya selama menjabat sebagai peramu taktik Man City.
Nominal tersebut sangat tidak bisa dijangkau oleh FIGC.
Andaikata Italia benar-benar serius mendatangkan Pep Guardiola, maka mereka membutuhkan bantuan dari sponsor terkait.
Ini bukanlah hal baru bagi Gli Azzurri,
Di masa lalu, mereka pernah membayarkan setengah dari gaji Conte sebesar 4,1 juta euro antara tahun 2014 dan 2016 dari sponsor FIGC, yakni Puma.
Kebetulan Puma saat ini juga menjalin kemitraan komersial dengan Guardiola.
Jika Guardiola diseriusi menjadi pelatih Timnas Italia, maka dirinya diyakini akan menjadi pelatih termahal yang pernah menukangi tim nasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, pelatih bergaji tinggi yang membesut La Nazional adalah Roberto Mancini yang menerima upah sebesar 3 juta euro per tahunnya.
Suksesornya, Luciano Spalletti, lantas mendapatkan bayaran senilai 2,8 juta euro disusul Giampiero Ventura (1,5 juta euro) dan Gattuso (800 ribu euro selama 9 bulan).
Nama Pep Guardiola sendiri muncul sebagai kandidat karena juga didukung oleh eks asisten Gattuso yang juga legenda Italia dan Juventus, Leonardo Bonucci.
Bonucci melihat sosok Guardiola adalah kandidat yang tepat sebagai pelatih Italia meski terbilang akan sulit untuk menjangkaunya.
Tentu saja keputusan soal pengangkatan juru taktik baru Timnas Italia bakal terjadi setelah pemilihan umum presiden FIGC yang berlangsung pada 22 Juni mendatang.