TRIBUNNEWSDEPOK.COM - Bagi pengendara yang menuju kawasan Puncak Bogor agar mengetahui jadwal rekayasa lalu lintas pada Sabtu-Minggu.
Satlantas Polres Bogor biasanya memberlakukan buka tutup satu arah untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas.
Pada Sabtu 25 April 2026 pukul 07.30 WIB diberlakukan rekayasa lalu lintas one way arah atas (dari Jakarta menuju Puncak).
"Saat ini sedang dilakukan proses rekayasa lalu lintas one way arah atas," tulis akun Instagram Satlantas Polres Bogor pagi ini.
Rekayasa lalu lintas yang dilakukan pada pagi ini bersifat situasional melihat kondisi arus lintas yang terjadi.
"Rekayasa lalu lintas bersifat situasional menyesuaikan dengan volume kendaraan di lapangan," tulisnya.
Diimbau kepada pengguna jalan yang akan menuju arah sebaliknya untuk bersabar dan menunggu atau dapat menggunakan jalur alternatif yang tersedia.
Ada dua jalur alternatif menuju Puncak Bogor yang bisa menjadi pilihan ketika jalur utama ke Puncak padat, seperti saat libur panjang. Berikut rinciannya :
Pengguna kendaraan roda empat dari arah Jakarta atau Depok, bisa melewati Sentul melalui pintu Tol Sentul Selatan, kemudian menuju Babakan Madang atau Bukit Pelangi (Rainbow Hills).
Jalur ini mengarahkan pelancong langsung ke Jembatan Megamendung menuju area Puncak. Kemudian, belok kanan di samping Vimala Hills setelah melewati Simpang Gadog.
Setelah itu, ambil jalur ke arah Cibedug, lalu di pertigaan Cibeduk pilih jalur kiri menuju Arca Domas. Perjalanan dilanjutkan ke arah Polsek Megamendung dengan melewati beberapa desa, di antaranya Desa Pasir Muncang, Desa Megamendung dan Desa Cidokom.
Pengendara nanti akan sampai di Desa Citeko, berjarak cukup dekat dengan Pasar Cisarua.
Alternatif lainnya bisa melewati Jalur Puncak II, di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.
Jalur ini bisa dilewati pengendara mobil maupun motor, namun, kondisinya kurang baik untuk dilewati. Lalu pilih jalan menuju Pasar Babakan Madang, masuk ke Jalan Mahkota Pirius ke arah Jalan Hambalang Golf.
Ketika sudah sampai ke dalam Jalur Rencana Jalur Puncak 2, jalan yang dilintasi cukup rusak dan didominasi bebatuan.
Selain itu, disebutkan bahwa jalur ini masih minim SPBU atau hanya ada penjual eceran. Pelancong yang akan melewati jalur ini sebaiknya memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan cukup BBM.