Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Sebanyak tujuh siswa di Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Pengadangan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan data terbaru dari Satuan Tugas MBG Lombok Timur, total siswa yang sempat mendapatkan penanganan medis mencapai 35 orang. Dari jumlah tersebut, 28 siswa telah diperbolehkan pulang karena kondisi kesehatannya membaik.
“Ya totalnya 35 orang, yang sudah pulang 28 orang, sedangkan 7 orang masih dirawat inap,” ujar Ketua Satgas MBG Lombok Timur, Ahyani, Sabtu (25/4/2026).
Baca juga: 29 Siswa di Lombok Timur Dirawat Usai Makan MBG, 4 Masih dalam Observasi
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah lanjutan dengan mengirimkan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan untuk diuji di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM).
“Kami sudah mengirimkan sampel ke BBPOM. Hasilnya nanti akan kami serahkan ke Satgas,” ujarnya.
Fahrozi menambahkan, hasil uji laboratorium tersebut diperkirakan keluar dalam waktu satu hingga dua minggu. Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu hasil resmi guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
“Kami menunggu saja hasil dari BBPOM, kemungkinan satu minggu sampai maksimal dua minggu,” pungkasnya.
(*)