Jalan Berlubang di Karmel Maumere Sikka Diperbaiki, Biar Tidak Ada Lagi Ibu dan Anak Jatuh 
Hilarius Ninu April 25, 2026 02:47 PM

 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu

TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Kondisi jalan di dekat Biara Karmel Maumere, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka NTT dari tahun ke tahun belum ada perbaikan dari pemerintah.

Jalan berlubang di arah menuju lingkar luar Kota Maumere ini telah menggangu aktivitas setiap hari yang bepergian ke kantor, pasar dan rumah sakit.

Aktivitas warga pun sering terganggu dengan teriakan warga minta tolong karena jatuh dari sepeda motor saat melintas.

Lubang yang terus membesar di tengah jalan itu membuat pengguna roda dua khusus kaum ibu bersama anaknya sering mengalami peristiwa laka lantas.

 

Baca juga: Maknai Peringatan Hari Kartini, Fista Sambuari Kago: Perempuan Sikka Harus Berdaya dan Bersuara

 

 

Warga di dekat Karmel Maumere yang berada di RW 10, Kelurahan Madawat lalu mengadakan rapat bersama dan memutuskan melakukan perbaikan secara swadaya.

Insiatif warga memperbaiki jalan ini dilaporkan ke Pemerintah Kelurahan Madawat dan Kecamatan Alok.

Selanjutnya, pihak Kelurahan Madawat melalui Lurah Paskalia Seng berkoordinasi dengan Camat Alok, Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan Sikka.

Alhasil, pada Sabtu, 25 April 2026 pagi warga di lima RT turun ke jalan melakukan perbaikan. Warga menyumbang batu, pasir dan semen serta kelengkapan lainnya guna menutup jalan berlubang.

Antusias warga menambal lubang yang ada di ruas jalan itu bertujuan akses jalan ke pemukiman dan tempat kerja bisa lancar.

"Kami berinsiatif melakukan perbaikan karena sudah ada enam orang yang jatuh karena motornya masuk ke dalam lubang. Ada enam peristiwa laka lantas didominasi kaum ibu yang membawa anak mereka dengan motor. Kami kasihan, mau antar anak ke sekolah jatuh dari motor.

Kami warga di sini sering bantu karena ada banyak yang jatuh motor maka di rumah kami ada betadine dan obat yang kami siapkan. Maka itu, kami warga di RW 10 berinsiatif melakukan perbaikan. Jalan ini juga untuk kami kalua jatuh juga kami susah. Kami kerja swadaya lalu lapor lurah dan camat," papar Lodiwick, warga belakang Karmel Maumere kepada TRIBUNFLORES.COM saat proses pengerjaan jalan, Sabtu, 25 April 2026 pagi.

Disaksikan TRIBUNFLORES.COM di lokasi belakang Karmel Maumere, pagi itu, warga baik tua dan muda turun ke jalan. Mereka menyusun batu, ,mencampur pasir dan semen serta mengangkat campur menutup lubang yang ada di tengah.

Semua bekerja dengan riang gembira. Pengerjaan jalan ini juga diikuti Lurah Madawat, Paskalia Seng. 

Para kaum ibu terlihat menyiapkan makanan dan minuman bagi kaum pria yang bekerja.(ris)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.