2 ART yang Loncat dari Kos Benhil Berasal dari Brebes dan Batang, 1 Tewas, 1 Patah Tangan
Joseph Wesly April 25, 2026 02:50 PM

 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA- Viral beberapa waktu lalu soal dua orang asisten rumah tangga (ART) yang nekat melompat dari lantai empat rumah kos di Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026) malam itu

Mereka berinisial D (18) yang meninggal dunia akibat peristiwa itu. Sedangkan korban lainnya berinisial R (30) mengalami patah tangan.

Keduanya ternyata berasal dari Provinsi Jawa Tengah. D dari Batang, sedangkan R dari Brebes.

Korban D meninggal saat menjalani perawatan di RS Mintohardjo pada Kamis (23/4/2026), sedangkan R masih dirawat.

Korban Berasal dari Brebes dan Batang

Warga sekitar bernama Rahma (55) mengatakan kedua korban ditemukan tergeletak di dekat rumah kos bersama sejumlah barang bawaan yang diduga ikut jatuh dari lantai empat.

Di lokasi, warga sempat memeriksa tas milik korban, namun tidak ditemukan identitas maupun telepon genggam.

Baca juga: Alasan 2 ART Loncat dari Lantai 4 Kos Benhil Terkuak, Satu Tewas, Majikan Diperiksa

Belakangan diketahui korban R berasal dari Brebes dan baru sekitar satu minggu bekerja sebagai ART di lokasi tersebut.

ART LOMPAT- Penampakan rumah tempat dua orang asisten rumah tangga (ART) perempuan loncat dari lantai 4 saat dipantau pada Kamis (23/4/2026). Rumah yang juga digunakan sebagai tempat kos itu berada di kawasan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.(Kompas.com/Dian Erika)
ART LOMPAT- Penampakan rumah tempat dua orang asisten rumah tangga (ART) perempuan loncat dari lantai 4 saat dipantau pada Kamis (23/4/2026). Rumah yang juga digunakan sebagai tempat kos itu berada di kawasan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.(Kompas.com/Dian Erika) (Kompas.com/(Kompas.com/Dian Erika))

Sementara korban D yang meninggal dunia berasal dari Batang dan disebut sudah bekerja sekitar tiga bulan.

Warga Dengar Ada Orang Jatuh

Rahma mengaku mengetahui peristiwa itu setelah dibangunkan tetangganya yang memberi tahu ada orang terjatuh.

Saat keluar rumah, ia melihat dua perempuan sudah terbaring di lokasi kejadian.

Menurut dia, saat pertama ditemukan kedua korban masih hidup, bahkan R sempat merespons meski dalam kondisi kesakitan.

“Bu, sakit...,” ujar R saat itu, dikutip dari keterangan saksi.

Rahma juga mengaku korban R sempat menyebut dirinya bekerja sebagai ART di lokasi tersebut.

Warga Sempat Dampingi Korban

Penjaga kos kemudian menghubungi ambulans dan warga melapor ke pihak setempat.

Petugas kesehatan datang memberikan penanganan sebelum kedua korban dibawa ke rumah sakit.

Rahma mengaku sempat mendampingi salah satu korban sambil menunggu bantuan medis datang.

Peristiwa tersebut, menurut dia, meninggalkan trauma karena masih terbayang hingga setelah kejadian berlalu.

Hingga kini belum terungkap penyebab dua ART tersebut nekat melompat dari lantai empat rumah kos tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.