Dikritik Habis-habisan, Kebijakan Militer dan Politik PM Israell Netanyahu Tuai Sorotan
Facundo Chrysnha Pradipha April 25, 2026 03:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu mendapatkan kritik tajam.

Kritik-kritik tersebut tidak hanya menyoroti aspek internal, tetapi juga kondisi strategis Israel di tingkat regional. 

Kritik tersebut diberikan dalam laporan media Israel, harian Maariv, di mana menyatakan bahwa posisi Israel kini memburuk di semua lini.

Media tersebut menilai bahwa kondisi saat ini lebih buruk dibandingkan sebelum eskalasi konflik terbaru.

Termasuk di wilayah Gaza dan Lebanon. 

Bahkan, situasi di kedua kawasan itu disebut mengalami kemunduran signifikan dibandingkan kondisi pada 27 Februari tahun ini, mengutip Al Mayadeen, Sabtu (25/4/2026).

Kritik ini muncul di tengah serangkaian operasi militer yang dilakukan Israel di berbagai front, termasuk terhadap Iran, Lebanon, dan Gaza.

Baca juga: KBRI: Praka Rico Gugur Setelah 4 Pekan Dirawat Intensif Akibat Serangan Tank Israel

Namun, menurut laporan tersebut, tujuan-tujuan yang sebelumnya dicanangkan oleh Netanyahu dalam setiap konflik belum berhasil dicapai.

Gelombang kritik semakin menguat setelah terjadinya gencatan senjata pada 17 April di Lebanon.

Banyak analis Israel menilai bahwa hasil dari proses tersebut justru mencerminkan kegagalan politik pemerintah.

Situasi serupa juga terjadi setelah gencatan senjata pada 8 April antara Iran dan Amerika Serikat.

Perkembangan ini memicu perubahan signifikan dalam dinamika politik domestik Israel.

Sebuah jajak pendapat publik menunjukkan adanya penurunan dukungan terhadap blok sayap kanan yang dipimpin Netanyahu.

Sebaliknya, pengaruh kelompok yang berseberangan dan cenderung selaras dengan militer justru meningkat.

Kondisi ini mencerminkan meningkatnya tekanan terhadap kepemimpinan Netanyahu, seiring dengan ketidakpuasan publik atas hasil konflik yang dinilai tidak sesuai harapan.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.