TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Melihat perkembangan penyalahgunaan narkotika saat ini, BNN Kota Denpasar mengadakan satu kegiatan proaktif dan inovatif dalam membangun gerakan kolektif dalam penanggulangan narkotika, mulai dari pencegahan, pemberantasan, sampai dengan rehabilitasi.
Konsep kegiatan ini dituangkan ke dalam event bertajuk "BNN Kota Denpasar Fun Run 2026 by Biogreen Science" dan mengambil hastag kampanye #FunRunNoFunDrug yang akan diadakan pada 24 Mei 2026 mendatang di Kebon Vintage.
"Lari ini adalah satu bentuk gaya hidup sehat yang salah satunya adalah dengan lari, dengan hashtag yang kita angkat adalah Fun Run, No Fun Drug. Jadi bahagia dengan hidup sehat tanpa bahagia menggunakan narkoba," ujar Kepala BNN Kota Denpasar, Kombes Pol Leo Dedy Defretes, pada sesi konferensi pers Kamis 23 April 2026 di Kebon Vintage.
Fun run ini akan menempuh rute sejauh 5 kilometer dengan titik start di Kebon Vintage lalu ke daerah wisata Kertalangu yaitu Teba Majalangu.
Baca juga: SMP di Buleleng Terapkan Kurikulum Anti Narkoba, Materi Pencegahan Narkoba Masuk Ruang Kelas
Di mana Teba Majalangu adalah satu daerah yang sudah di-declare menjadi desa wisata bersinar (Desa Bersih Narkoba).
"Dengan memasuki jalan pedesaan dulu terlebih dahulu setelah start dari Kebon Vintage, masuk jalan pedesaan, masuk ke wilayah Teba Majalangu. Di situ areal persawahan sangat otentik dengan persawahan yang ada di Bali. Dan kemudian kembali lagi ke Kebon Vintage finish-nya," jelas Kombes Leo.
Ia berharap, selesai kegiatan ini tidak selesai begitu saja, tetapi ada satu keberlanjutan tentang awareness atau kesadaran masyarakat, tentang bahaya dan risiko narkotika serta daya tangkal dalam dirinya terhadap masifnya peredaran gelap narkotika yang kini semakin banyak modus operandi baru.
Target peserta BNN Kota Denpasar Fun Run 2026 ini tidak banyak hanya sekitar 500 peserta dengan biaya pendaftaran khusus komunitas Rp229 ribu pembelian 10 orang gratis 1 orang.
Seluruh peserta akan mendapatkan official jersey dari Mills, medali untuk finisher, refreshment, goodie bag berisikan sejumlah produk sponsor dan doorprize dengan hadiah utama satu unit sepeda motor listrik.
Selain itu terdapat hadiah bagi peserta dengan catatan waktu tercepat kategori male dan female.
Penyelenggaraan BNN Kota Denpasar Fun Run 2026 ini, didukung penuh official venue dari Kebon Vintage, official event production oleh Focus Production dan race management by HORE.
Sementara itu, Owner Kebon Vintage Cars Bali, Jos Dharmawan, mengatakan pihaknya mendukung event lari ini, melihat kondisi penyalahgunaan narkotika kian mengkhawatirkan bahwa beberapa waktu terakhir Mabes Polri melakukan penggrebekan di tempat hiburan malam yang ada di Bali.
Melihat hal itu pihaknya melihat langkah positif BNN Kota Denpasar akan mengadakan satu kegiatan proaktif dan inovatif dalam bentuk event lari tentu perlu di dukung.
Terlebih lagi saat ini generasi muda mulai melakukan gaya hidup sehat dengan lari terbukti banyaknya event lari di Bali satu tahun lalu dan beberapa bulan terakhir.
Ia berharap dengan kegiatan lari ini selain mendapatkan sehat juga mengetahui bagaimana cara penanggulangan Narkotika, mulai dari pencegahan, pemberantasan, sampai dengan rehabilitasinya seperti apa.
Mengenai penyalahgunaan Narkotika dengan modus vape seperti apa saat ini di wilayah hukum BNN Kota Denpasar seperti apa?
Kombes Leo menyampaikan, bahwa sudah beberapa kali dilakukan pengungkapan kasus narkoba di dalam vape baik oleh BNN RI yang ada di Jakarta, yaitu pengungkapan clandestine lab maupun peredaran vape sudah dalam bentuk cartridge yang ada di Kota Denpasar.
"Kami melihat di Kota Denpasar adanya penjualan vape yang memungkinkan memiliki potensi diselundupkan narkotika ini dengan hasil pengungkapan-pengungkapan tadi. Sehingga perlu diwaspadai olej teman-teman yang menggunakan rokok elektronik berupa vape itu. Hati-hati, harus aware, harus mau tahu isi kandungannya apa," ungkap Kombes Leo.
"Laporkan bila ada sesuatu yang anomali atau janggal atau bahkan harganya mungkin awal dikasih gratis, tapi setelah dia menyebabkan ketagihan atau addict ketergantungan akhirnya itu harus dibeli dengan harga yang tentu tidak murah," sambungnya.
Maraknya modus kandungan narkotika di dalam rokok elektronik atau vape, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan asosiasi vaper se-Bali.
Dalam pertemuan tersebut didapatkan informasi bahwa para produsen vape secara legalitas telah memiliki perizinan.
"Kita sudah kontrol langsung dan cek on the spot tempat mereka meracik, tempat mereka membuat cairan vape-nya maupun ke ritel-ritel yang mereka miliki. Dan sampai sejauh ini kami bisa mitigasi yang masuk dalam asosiasi," ucapnya.(*)