BANGKAPOS.COM,BANGKA - Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bangka Barat menyebabkan pohon tumbang dan menutup akses Jalan Nasional Pangkalpinang–Mentok pada Sabtu (25/4/2026) siang.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Mayang, tepatnya di ruas jalan yang berbatasan dengan Desa Air Limau.
Akibatnya, arus lalu lintas sempat terganggu dan menimbulkan antrean kendaraan dari kedua arah, sebelum akhirnya diatasi oleh TRC BPBD Bangka Barat bersama warga setempat.
Sejumlah pengendara tidak dapat melintasi jalur tersebut hingga proses evakuasi pohon tumbang selesai dilakukan.
"Kami menerima laporan pukul 12.58 WIB. Evakuasi dilakukan bersama teman-teman BPD Teluk Limau, masyarakat sekitar, serta TRC BPBD, sehingga jalan nasional tersebut dapat segera dilewati," kata Kepala BPBD Bangka Barat, Safrizal, kepada Bangkapos.com, Sabtu (25/4/2026).
Safrizal menambahkan, terkait kondisi cuaca, berdasarkan informasi dari BMKG saat ini terdapat potensi cuaca ekstrem meskipun sedang dalam masa pancaroba menuju musim kemarau.
"Para pengguna jalan diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama mengingat adanya kejadian pohon tumbang seperti di ruas jalan Teluk Limau–Mayang. Kondisi ini berpotensi membahayakan dan jangan sampai menimbulkan korban," lanjutnya.
Ia mengingatkan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.
"Selain itu, diperlukan kewaspadaan dan kerja sama dari seluruh pengguna jalan. Kami juga meminta kepada para kepala desa dan masyarakat sekitar untuk melakukan mitigasi dengan melaporkan apabila terdapat pohon atau dahan yang berpotensi tumbang dan membahayakan," ujarnya.
Safrizal juga meminta agar apabila terdapat pohon yang sudah tua atau rawan tumbang, warga segera melaporkan sehingga dapat segera ditindaklanjuti melalui penebangan guna mencegah terjadinya bencana yang dapat menimbulkan korban jiwa.
(Bangkapos.com/Riki Pratama)