TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Dengan kondisi tubuh yang tak berdaya, seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Lingkar (Jalingkar) Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Sabtu (25/4/2026).
Pria tanpa identitas tersebut ditemukan dengan ciri-ciri fisik berhidung mancung, kulit putih langsat, dan berpotongan rambut pendek. Saat ditemukan, usianya diperkirakan sudah lebih dari 70 tahun.
Baca juga: Tekan Impor Susu, Investasi Raksasa di Brebes Bakal Pasok 18 Persen Produksi Nasional
Kakek tersebut terlihat mengenakan pakaian baju muslim atau koko berwarna merah muda bercorak batik hitam, dipadukan dengan celana abu-abu bercorak hitam. Keberadaannya pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 06.00 WIB.
Lantaran kondisinya sangat lemah dan tampak sakit, warga sekitar kemudian berinisiatif mengevakuasi kakek tersebut untuk sementara waktu ke sebuah kios sederhana di pinggir jalan yang biasanya digunakan untuk berjualan kacamata.
Sulit diajak komunikasi
Saat ditanya oleh warga, pria tersebut sangat sulit diajak berkomunikasi. Namun dari mulutnya, ia sempat menyebut secara lirih dan tidak jelas bahwa dirinya berasal dari daerah Jatinegara, Tegal.
Di sisi lain, warga di sekitar lokasi penemuan juga mengaku sama sekali tidak mengenali sosok kakek tersebut dan baru melihatnya pada pagi hari itu dalam kondisi sudah tergeletak lemah.
Polisi turun tangan
Mendapat laporan temuan ini, pihak pemerintah desa setempat segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Bumiayu tiba di lokasi penemuan.
Kapolsek Bumiayu, AKP Edi Mardiyanto, menyebut pihaknya langsung mengambil langkah cepat untuk memastikan keselamatan nyawa korban dengan membawanya ke fasilitas medis terdekat.
“Kami sudah evakuasi ke RSUD Bumiayu. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali korban, bisa segera menghubungi Polsek Bumiayu atau datang langsung ke rumah sakit,” jelasnya.
Hingga kini, identitas resmi sang kakek masih belum diketahui pasti, sementara pihak berwenang terus berupaya menyebarkan informasi untuk mencari tahu keluarga korban. (pet)