TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Petugas Penyelamat Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara melakukan penyelamatan terhadap seorang buruh yang tangannya terjepit di mesin penggiling roti di kawasan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (24/4/2026).
Meski sempat mengalami kendala, petugas akhirnya berhasil melepaskan tangan korban yang terjepit itu.
Proses penyelamatan dilakukan dengan cara memotong satu per satu besi penggiling roti menggunakan alat potong khusus.
Kepala Regu Penyelamat Gulkarmat Jakarta Utara Ali Ahmad mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya korban dengan tangan terjepit di mesin penggiling roti di sebuah ruko di kawasan tersebut.
"Pada saat korban sedang membersihkan mesin penggiling roti, tangan korban tidak sengaja masuk ke dalam mesin dan mengakibatkan tidak bisa dilepas," kata Ali Ahmad, dikutip Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, petugas yang tiba di lokasi sempat melakukan sejumlah teknik penyelamatan awal atau set-up evakuasi.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena kondisi tangan korban sudah mengalami pembengkakan dan ruang akses untuk melepaskan tangan sangat sempit.
Petugas kemudian mengambil inisiatif dengan memotong bagian-bagian mesin yang sulit dijangkau agar dapat membuka akses untuk mengeluarkan tangan korban.
"Untuk kendala, banyak. Tangan korban terlalu bengkak dan akses yang kita potong itu sempit," ujarnya.
Setelah sekitar tiga jam proses evakuasi berlangsung, tangan korban akhirnya berhasil dilepaskan dari mesin penggiling roti menggunakan alat cut-off machine.
Usai berhasil dievakuasi, korban yang kondisinya melemah langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.